YOGYAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta masuk dalam jajaran 25 universitas terbaik di Asia untuk bidang Theology/Divinity/Religious Studies. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) tertua di Indonesia ini menempati posisi ke-22 berdasarkan pemeringkatan yang dirilis EduRank 2024.
Dalam kategori Gender Studies, UIN Sunan Kalijaga menduduki peringkat ketiga di Indonesia, tepat di bawah Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Untuk kategori Early Childhood Education, menempati posisi ketiga tingkat nasional, berada di bawah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Sebelas Maret (UNS).
EduRank merilis peringkat universitas berdasarkan pada kinerja penelitian dalam studi tertentu. Sebagai contoh, dalam kategori Gender Studies, EduRank menggunakan data dari 8,81 ribu sitasi atas 9.085 makalah akademik yang dihasilkan oleh 49 universitas di Indonesia. Data ini kemudian dianalisis dan disesuaikan berdasarkan tanggal publikasi yang akhirnya menghasilkan skor akhir untuk pemeringkatan.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian yang merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika UIN Jogja. Masuknya UIN SUKA dalam peringkat EduRank, baik di tingkat Asia maupun nasional adalah bukti bahwa pendidikan berbasis keislaman memiliki daya saing tinggi di dunia akademik internasional.
“Namun, ini bukan akhir dari perjalanan kami. Dengan visi besar untuk tercatat dalam QS World Ranking University, kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan kerja sama global. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa dan dunia,” ungkapnya, Selasa 10 Desember 2024.
Wakil Rektor 1, bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Istiningsih mengatakan upaya UIN Sunan Kalijaga dalam memperkuat mutu akademik dan inovasi pendidikan telah memberikan hasil yang signifikan. Masuknya UIN Sunan Kalijaga dalam jajaran 25 universitas terbaik di Asia menjadi bukti bahwa program-program akademik yang dirancang, mulai dari penguatan kurikulum berbasis riset hingga peningkatan kualitas tenaga pengajar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
“Pencapaian ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk terus berbenah dan beradaptasi dengan perkembangan global. Kami akan terus fokus pada peningkatan daya saing lulusan, perluasan akses pendidikan berkualitas, serta penguatan kapasitas riset untuk mendukung visi universitas menjadi institusi pendidikan tinggi bereputasi global,” ujarnya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Dr. Abdul Qoyyum mengungkapkan rasa bahagia karena UIN Sunan Kalijaga menunjukkan reputasi luar biasa dan kini berada di jajaran universitas besar di Asia. Pencapaian ini sekaligus menjadi tantangan untuk terus memperbaiki hulu dari proses akademik, yang meliputi aspek pengajaran, penelitian, inovasi teknologi, dan pengabdian masyarakat. Selain itu, hilirisasi juga harus dilakukan agar setiap proses keilmuan yang terjadi di kampus dapat membawa dampak sosial yang nyata kepada masyarakat.
“Kami yakin reputasi UIN Sunan Kalijaga akan semakin baik dan diakui di kancah internasional di masa yang akan datang. Selain itu, prestasi ini semakin mengukuhkan UIN Jogja sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan di Indonesia,” katanya.
UIN Sunan Kalijaga tentu saja tidak berpuas diri. Mimpi untuk tercatat dalam QS World Ranking University menjadi target besar yang terus diupayakan. Inisiatif besar dengan mendirikan pusat Sustainable Development Goals (SDGs) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) diharapkan dapat memperkuat peran UIN Sunan Kalijaga dalam menjawab tantangan global melalui penelitian, pengabdian, dan pengembangan ilmu yang berkelanjutan. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...