SERIKATNEWS.COM- Puluhan buruh dan mahasiswa serta pelajar menggelar aksi di depan Kantor PT. Karet Mas, Jalan Peternakan Raya, Jakarta Barat, Kamis (6/2/2020). Mereka menolak keputusan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) sepihak oleh perusahaan itu.
“Hari ini, setelah aksi-aksi pada hari sebelumnya. Kita melakukan aksi gabungan. Bersolidaritas, melawan PHK. Kami bersama buruh, menolak PHK sepihak PT. Karet Mas,” kata Wakil Ketua Bidang Pengorganisiran Massa DPP GMNI, Aru Pratama MS dalam aksi tersebut.
Menurut DPP GMNI, apa yang dialami pekerja PT. Karet Mas, yang di-PHK, merupakan bukti masih adanya penindasan terhadap kaum buruh. Kaum buruh, harus memiliki kekuatan politik dengan aksi massa. Untuk mencapai tujuan serta memperoleh hak-haknya. Juga melawan penindasan.
“PHK yang dilakukan PT. Karet Mas, satu pertanda bahwa kaum buruh harus menumpuk-numpukkan tenaganya dalam serikat sekerja, menumpuk-numpukkan machtvorming dalam serikat sekerja, dan membangkitkan kekuasaan politik di dalam perjuangan,” kata Ketua Umum DPP GMNI, Arjuna Putra Aldino.
Ketua Umum LMND-Dewan Nasional, Muh. Arira Fitra mengatakan, aksi yang dilakukan hari ini, akumulasi atas aksi-aksi yang dilakukan hari-hari sebelumnya. Sudah 25 hari, pekerja yang di-PHK menggelar aksi di depan kantor PT. Karet Mas.
Namun sampai saat ini, belum ada upaya perusahaan untuk menyelesaikan persoalan PHK sepihak tersebut.
“Sampai hari ke 25 aksi dan pemogokan kawan-kawan. Sampai hari ke 25 ini belum ada itikad baik dari perusahaan untuk berupaya menyelesaikan persoalan ini,” kata ketua umum LMND-DN yang akrab disapa Bire itu.
Aksi buruh hari ini, terdiri dari unsur mahasiswa dan pelajar. Serta buruh yang di-PHK sepihak, pekerja PT. Karet Mas yang menggelar pemogokan kerja, SBAI (Serikat Buruh Aneka Industri)-FBTPI (Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia.
Tuntutan yang disuarakan, menolak PHK sepihak PT. Karet Mas terhadap 67 pekerjanya. Alasan PHK, menurut massa aksi, tak masuk akal. Dilakukan di tengah situasi keuangan perusahaan yang sedang baik-baik saja. Massa meminta, perusahaan membatalkan keputusan PHK, dan kembali mempekerjakan mereka yang di-PHK.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...