Connect with us

Politik

Ekonom Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kalah dari Vietnam

Published

on

Ekonom Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kalah dari Vietnam
Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia © Detik Finance

SERIKATNEWS.COM – Ekonom Institute for Development of and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, mengatakan bahwa tingkat ekonomi Indonesia berada di bawah pertumbuhan Vietnam pada kuartal II tahun ini. Mengacu pada data World Bank, dia mengatakan ekonomi Vietnam tumbuh lebih baik dibandingkan Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

“Masih data World Bank, diperkirakan pada skenario terburuk tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia jatuh minus 3,5 persen artinya relatif cukup dalam. Sementara Vietnam masih tumbuh di kisaran 1 persen lebih,” kata Bhima dalam diskusi online via Zoom pada Sabtu (6/6/2020).

Bhima mengatakan bahwa studi yang dilakukan World Bank didasarkan pada berbagai kebijakan stimulus yang dikeluarkan pemerintah untuk melindungi stabilitas perekonomian suatu negara selama masa pandemi. Selain itu, penanganan pemerintah terhadap pandemi Covid-19 juga menjadi catatan penting World Bank.

Dia menilai Indonesia sendiri masih belum piawai dalam melindungi dunia usaha dari dampak buruk virus global ini. Terlihat, dari besaran anggaran untuk pembiayaan program stimulus bagi industri domestik yang tergolong masih kecil apabila berkaca pada postur APBN yang tersedia.

“Selain itu, penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air terbilang mengecewakan. Sebab, Indonesia memimpin tingkat penularan Covid-19 di Asia Tenggara. Artinya kita khawatirkan akan potensi terjadinya second wave. Bahkan gelombang ke tiga korban (covid-19) di Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, dia menganggap Vietnam lebih piawai dalam penanganan pandemi Covid-19. Argumen tersebut didasarkan pada rendahnya tingkat penularan dan jumlah korban jiwa yang terpapar pandemi.

Di sisi lain, tingkat kesadaran masyarakat Vietnam juga terbilang baik dalam menerapkan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah. Sedangkan kesadaran masyarakat Indonesia tergolong masih rendah dalam menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Minta TNI Adopsi dan Adaptasi Teknologi Baru

“Tapi kalau kita melihat dari sisi ekonomi, perlu intervensi pemerintah tidak bisa dilepaskan saja. Sekali lagi intervensi pemerintah perlu,” katanya.

Advertisement

Popular