JAKARTA – Manchester City harus menelan pil pahit usai takluk di kandang sendiri saat menjamu Brighton & Hove Albion pada lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Sabtu (31/10/2026) malam WIB. Bintang lini depan The Citizens, Erling Haaland, tampil melempem dalam laga ini.
City berambisi bangkit setelah kekalahan dari Aston Villa pada pekan sebelumnya. Namun, skuad asuhan Enzo Maresca justru dikejutkan oleh gol cepat pemain Brighton, Yasin Ayari, saat laga baru berjalan 10 menit.
Meski setelah itu City mendominasi penguasaan bola dan mencatatkan expected goals (xG) mencapai 1,92 berbanding 1,00 milik tamu, buruknya penyelesaian akhir serta penampilan gemilang kiper Brighton, Bart Verbruggen, menggagalkan semua peluang tuan rumah. Verbruggen mencatatkan tujuh penyelamatan krusial dan dinobatkan sebagai Man of the Match.
Di sisi lain, Haaland gagal mempepanjang rekor impresifnya. Penyerang asal Norwegia itu hanya mampu melepaskan empat percobaan tembakan dengan satu yang mengarah ke gawang.
Catatan ini sekaligus menghentikan rekor selalu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Premier League secara beruntun, serta menggagalkan upayanya mendekati rekor 11 laga beruntun milik Jamie Vardy. Ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi City musim ini.
“Kami membuat banyak serangan bagus di laga ini. Terkadang Anda hanya perlu lebih klinis dan bikin gol, tapi penting juga bahwa kami bisa menciptakan peluang,” ujar manajer Man City, Enzo Maresca, mengutip BBC Sport.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.