JAKARTA – Pemerintah resmi menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak. PP Tunas ini mewajibkan seluruh platform digital membatasi akses anak sesuai usia serta memperkuat pelindungan data pribadi anak.
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mengatakan perlindungan anak di ruang digital bukan sekadar kebijakan, tetapi keharusan. Seluruh pihak harus bergerak bersama menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi penerus bangsa.
“Negara hadir, semua pihak juga harus ikut bertanggung jawab,” tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), 9 dari 10 anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia sudah aktif berinternet. Angka itu terus melonjak dan berdampak langsung pada tumbuh kembang anak.
Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital (Ditjen Wasdigi) mencatat lonjakan kasus pornografi anak. Diketahui dari 986.648 kasus pada 2020 menjadi 1.450.403 kasus 2024. Artinya, data ini menunjukkan adanya peningkatan hampir 48% dalam empat tahun.
Rerie yang juga Wakil Ketua MPR RI itu berpendapat regulasi saja belum cukup untuk menyikapi kondisi saat ini. Namun, yang menjadi kebutuhan utama keluarga adalah literasi digital.
Rerie menekankan agar orang tua wajib mendampingi anak. Sekolah dan masyarakat juga harus bergerak bersama.
“Jika tidak, ruang digital akan terus menjadi ancaman nyata bagi masa depan bangsa,” ujar Rerie.
Menurut politisi Fraksi Partai NasDem ini, perlindungan anak di ruang digital adalah bentuk upaya bersama dalam menjaga masa depan Indonesia. “Tidak ada ruang untuk abai dalam menghadapi tantangan ini. Tegas, konsisten, dan bertanggung jawab adalah sebuah keharusan untuk mewujudkan ruang digital yang aman, demi lahirnya generasi penerus yang berdaya saing di masa depan,” pungkasnya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...