YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat kolaborasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta untuk mendukung program pembimbingan dan pemberdayaan klien pemasyarakatan melalui Griya Abhipraya.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Audiensi Bapas Kelas I Yogyakarta dengan Pemerintah Kota Yogyakarta yang digelar di Ruang Antareja Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta, Rabu (17/6/2026).
Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta, Yunianto Dwisutono, dan dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.
Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak (BKA) Bapas Kelas I Yogyakarta, Tomy Andi Anto, menjelaskan bahwa Griya Abhipraya akan menjadi pusat pengembangan berbagai program pemberdayaan bagi klien pemasyarakatan.
Beberapa program yang disiapkan antara lain ketahanan pangan, penguatan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas), pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), pendidikan kesetaraan, penguatan koperasi, hingga program restorative justice.
Dalam rapat tersebut, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Heni, memberikan masukan terkait skema pembiayaan dan mekanisme pelaksanaan program yang melibatkan klien pemasyarakatan.
Menanggapi hal itu, pihak Bapas menjelaskan bahwa berbagai kegiatan pembimbingan selama ini didukung melalui partisipasi Pokmas Lipas yang berperan sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pemasyarakatan berbasis masyarakat.
Sejumlah OPD juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program yang dijalankan. Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta siap membantu penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C serta pelatihan keterampilan bagi klien pemasyarakatan. Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi akan memberikan pelatihan kerja guna meningkatkan kompetensi dan peluang kerja klien setelah kembali ke masyarakat.
Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM turut menyatakan dukungan melalui program pengembangan kewirausahaan. Adapun Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta siap mendampingi aspek keamanan pangan dan perizinan produk yang dihasilkan peserta program.
Dukungan juga datang dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) yang siap memberikan layanan asesmen dan konseling bagi anak yang berhadapan dengan hukum. Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Griya Abhipraya diharapkan dapat berkembang menjadi pusat pembimbingan dan pemberdayaan yang mampu meningkatkan kemandirian klien pemasyarakatan.
Selain membantu proses reintegrasi sosial, program tersebut juga diharapkan mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang lebih inklusif dan produktif.
Dalam rapat itu, seluruh pihak sepakat bahwa keberhasilan pemasyarakatan tidak dapat dicapai oleh institusi pemasyarakatan semata. Dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting agar klien pemasyarakatan dapat kembali diterima serta berdaya setelah menjalani proses pembinaan. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...