SERIKATNEWS.COM – Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Tumanggor menyebut uji coba mandatori biodiesel 40 persen atau B40 akan dimulai pada bulan Maret 2020. Dia mengatakan bahwa uji coba bahan bakar B40 akan dilaksanakan sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Saya kira mulai bulan depan, baru tadi saya dapat surat dari badan penelitian migas suapaya mengirimkan bahan bakunya untuk diujicobakan. Presiden meminta program ini harus mulai berjalan pada Januari 2021. Jadi harus dilakukan uji coba, road test dahulu (sebelum diterapkan tahun depan),” kata Tumanggor di Jakarta, Senin (10/2/2020).
Menurutnya, uji coba nanti akan menggunakan dua model untuk program B40, yaitu; pertama, dengan memasok fatty acid methyl ester (FAME) sebagai campuran membuat biodiesel langsung dengan kadar 40 persen.
“Atau CPO-nya (Crude Palm Oil) diproses melalui destilasi (penyulingan). Kalau destilasi bagaimana, kalau FAME bagaimana, kita lihat hasilnya nanti,” ujarnya.
Adapun terkait program B30 yang resmi berjalan di tahun ini, Tumanggor mengatakan bahwa tidak ada hambatan berarti dalam pelaksanaannya. “Sampai saat ini baik dari perusahaan otomotifnya, segi penyaluran dari Pertamina, demikian juga suplai dari para produsen, semua berjalan sesuai rencana,” katanya.
Dia pun menuturkan bahwa sebanyak 9,6 juta kiloliter bahan bakar dari minyak kelapa sawit tahun ini ditargetkan bisa diserap untuk program B30. Dengan jumlah tersebut, diperkirakan kebutuhan bahan bakar minyak nabati yang dibutuhkan untuk program itu mencapai sekitar 800.000 KL.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...