Connect with us

Politik

Menteri PPPA: Jangan Libatkan Anak-anak dalam Politik Praktis

Published

on

Menteri PPPA I Gusti Bintang Darmawati © Humas Kemen PPPA

SERIKATNEWS.COM – Orang tua harus memastikan anak-anaknya aman, nyaman, dan terlindungi, termasuk tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis. Apalagi wabah COVID-19 masih berlangsung di masa kampanye pilkada serentak. Dengan demikian, tugas orang tua dan sekitarnya semakin berat.

Gusti Ayu Bintang Puspayoga, selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) berharap tak ada keterlibatan anak dalam kegiatan politik, terutama dalam gelaran masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

“Anak yang belum punya hak memilih tidak punya kepentingan untuk dilibatkan dalam politik praktis. Dengan demikian, sudah sepantasnya berbagai upaya dilaksanakan untuk memastikan tak ada lagi pelibatan anak dalam kegiatan politik,” tegas Gusti Ayu dalam acara penandatanganan Surat Edaran Bersama tentang Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tahun 2020 yang ramah anak, di Kantor Kementerian PPPA, Jumat (11/9/2020).

Penandatanganan tersebut bertujuan untuk melindungi anak-anak dari kegiatan kampanye politik yang mungkin akan dimanfaatkan para peserta Pilkada 2020. Sebagaimana konvensi hak anak dan UU Perlindugan Anak yang menyebutkan bahwa setiap anak berhak memanfaatkan waktu luangnya, bergaul dengan anak sebaya, bermain dan berkreasi sesuai minat serta tingkat kecerdasannya demi kepentingan diri.

Menurut Gusti Ayu, jika seorang anak dilibatkan dalam kegiatan politik praktis, khawatir akan memunculkan jiwa kompetisi tidak sehat. Seperti yang diketahui, selama ini politik lekat dengan kompetisi, termasuk saling menjatuhkan antar pesaingnya.

“Kegiatan politik sangat kental dengan kompetisi, dikhawatirkan pemahaman anak mengenai hal ini belum maksimal sehingga berpotensi memunculkan jiwa kompetisi tak sehat pada anak,” ujar Gusti Ayu.

Apalagi, kata dia, sesuai konvensi hak anak dan UU Perlindugan Anak disebutkan bahwa setiap anak berhak memanfaatkan waktu luangnya, bergaul dengan anak sebaya, bermain dan berkreasi sesuai minat serta tingkat kecerdasannya demi kepentingan diri.

Baca Juga:  Razia Buku Franz Magnis, MK Sebut BMI Langgar UUD 1945 dan KUHAP
Advertisement
Advertisement

Terkini

Info Kesehatan3 jam ago

Bupati Situbondo Meninggal Karena Covid-19

SERIKATNEWS.COM – Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dikabarkan meninggal dunia setelah tiga hari berjuang melawan Covid-19. Ketua Komisi II DPRD Situbondo,...

Politik12 jam ago

RUU Pemilu Ciptakan Elektoral Sehat dan Murah

SERIKATNEWS.COM – Komisi II DPR RI menargetkan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) bisa diselesaikan pada pertengahan 2021. Harapannya RUU...

Politik18 jam ago

Edhy Prabowo Ditangkap, Luhut Pengganti Sementara Jabatannya

SERIKATNEWS.COM – Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi ad interim Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal...

News1 hari ago

Sayangkan Demo Vandal, Ketua PP Jaktim: UU Ciptaker Penting Demi Majukan Iklim Investasi

SERIKATNEWS– Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Jakarta Timur menggelar kegiatan seminar online bertajuk “Undang-Undang Cipta Kerja dan Polemik Demonstrasi...

News1 hari ago

Generasi Muda Ka’bah Yogyakarta Deklarasi Dukung Suharso Munoarfa Jadi Ketum PPP

SERIKATNEWS– Keluarga besar Generasi Muda Ka’bah Wilayah D.I Yogyakarta mendeklarasikan dukungan kepada H. Suharso Monoarfa menjadi Ketua Umum PPP periode...

Hukum1 hari ago

KPK Resmi Tetapkan Edhy Prabowo sebagai Tersangka Suap

SERIKATNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus suap. KPK menyita...

Hukum2 hari ago

Diduga Korupsi Ekspor Benur, Edhy Prabowo Ditangkap

SERIKATNEWS.COM – Penyidik senior KPK Novel Baswedan turun tangan dalam aksi penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo. Dalam...

Populer

%d blogger menyukai ini: