Connect with us

News

Pilihlah Capres dan Caleg yang Ramah HAM

Published

on

SERIKATNEWS.COM – Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam menyatakan sikap mengenai pelaksanaan pemilu 2019. Serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk melihat jejak rekam calon yang akan dipilih baik dalam Pilpres maupun Pileg nanti.

“Satu sikap kita adalah harus ramah HAM dalam konteks penyelenggaraannya dan berharap dalam Pilpres dan Pileg ini, kami menyerukan masyarakat agar pilihlah calon presiden maupun legislatif yang ramah HAM,” ujar Choirul di Jalan Cikini Raya, Minggu (16/12/2018).

Choirul memang tidak menyampaikan lebih lanjut mengenai siapa pasangan calon presiden dan wakil presiden yang memiliki latar belakang buruk soal pelanggaran HAM. Dia hanya mengatakan informasi soal itu sudah beredar di masyarakat sejak lama.

Sebab pertarungan dua capres pada Pemilu 2019 ini bukan yang pertama terjadi.

“Kalau (calon) presiden, biar masyarakat yang sudah mengerti karena ini kan bukan pertama kalinya masing-masing calon bertarung dalam pilpres. Informasi di tahun 2014 dan sebelumnya sudah cukup,” ujar Choirul.

Choirul mengatakan hal yang tak kalah penting adalah soal penyelenggaraan pemilu. Komnas HAM sudah menyiapkan tim untuk memantau proses kampanye dan hari pencoblosan. Tim tersebut akan memantau apakah ada pelanggaran HAM dalam tahapan-tahapan itu.

“Apakah mengandung syiar kebencian apa tidak. Apakah mengandung unsur pelecehan rasial atau tidak,” ujarnya.

Sebelumnya, Asian NGO Network on National Human Right Institution (ANNI) memberikan rekomendasi untuk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk dilaksanakan pada 2019. Salah satunya mengenai pelaksanaan pemilihan umum 2019.

Direktur Eksekutif Human Right Working Group Muhammad Hafiz yang juga bagian dari ANNI mengatakan Komnas HAM harus memiliki sikap terkait keikutsertaan pelanggar HAM dalam pemilu.

Baca Juga:  Obati Rindu Sang Cucu, Presiden Ajak Jan Ethes Bermain

“Memantau pemilu 2019 serta memastikan pelanggar HAM tidak menjadi salah satu calon,” ujar Hafiz.

Hafiz memahami bahwa Komnas HAM tidak memiliki kekuasaan untuk memaksa lembaga penyelenggara pemilu untuk tidak menerima pelanggar HAM dalam kontestasi pemilu. Namun, setidaknya Komnas HAM harus memiliki sikap terkait hal ini.

“Ketika kita refleksi pada pemilu tahun 2014, Komnas HAM sama sekali tidak mengambil posisi. Soal bahwa salah satu capres pelaku pelanggaran HAM atau timses capres adalah pelanggaran HAM, Komnas HAM tidak mengambil sikap,” ujar Hafiz.

Advertisement
Advertisement

Terkini

News38 menit ago

Kemenperin Terima 150 Unit Konsentrator Oksigen dari Asosiasi Gula

SERIKATNEWS.COM – Kementerian Perindustrian bersama pelaku dan asosiasi industri bertekad untuk terus melakukan upaya percepatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di...

News55 menit ago

EFT Gelar Lomba Menulis Artikel, Hadiah Utama Rp7.500.000

SERIKATNEWS.COM – Selama ini pembangunan ekonomi dinilai hanya mengejar pertumbuhan dan sering kali merugian lingkungan. Karena itu, diperlukan inovasi kebijakan...

News9 jam ago

Yuk Merapat, PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) membuka peluang kerja sama bagi para pelaku usaha untuk ikut membangun 101 stasiun pengisian kendaraan...

News10 jam ago

Sediakan Listrik untuk Kapal Sandar, PLN Dukung Pengembangan Pelabuhan Ramah Lingkungan

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) terus berinovasi dan menghadirkan layanan kelistrikan di sektor kelautan dan perikanan. Terbaru, Unit Pelaksana Pelayanan...

News10 jam ago

Generator Milik Kantor Pemkab Sampang Hangus Terbakar

SERIKATNEWS.COM – Lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura Jawa Timur dikagetkan dengan adanya asap hitam yang mengepul ke udara....

Warkopi Heboh, Ini Penjelasan Indro Yang Mangejutkan.! Warkopi Heboh, Ini Penjelasan Indro Yang Mangejutkan.!
Lifestyle13 jam ago

Warkopi Heboh, Ini Penjelasan Indro Yang Mangejutkan.!

SERIKATNEWS.COM – JAKARTA- Media sosial belum lama ini di gemparkan  dengan sosok remaja yang mempunyai fisik mirip dengan grup lawak...

News15 jam ago

Muncul Klaster Pendidikan, Zen ADV: Jangan Hentikan PTM, Kasihan Pendidikan Anak-anak

SERIKATNEWS.COM – Munculnya klaster pendidikan di beberapa daerah di Jateng setelah berlangsung pembelajaran tatap muka (PTM) beberapa minggu ini, hendaknya...

Populer

%d blogger menyukai ini: