Presiden Brazil Kerahkan Militer untuk Padamkan Kebakaran Hutan Amazon

14
amazon
Ilustrasi: CNN

SERIKATNEWS.COM – Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengisyaratkan akan mengerahkan militer untuk memadamkan api kebakaran hutan Amazon. Tindakan tersebut akan diambil setelah ada ancaman dari pemimpin Eropa akan menghentikan perdagangan dengan Brasil jika pemadaman kebakaran Amazon tidak digalakkan.

Dikutip dari New York Times, pada hari Jumat (23/8/2019), Bolsonaro mengatakan bahwa pihaknya akan mengirim militer untuk menegakkan hukum lingkungan sekaligus memadamkan api pada hari Sabtu (24/8/2019).

“Apa pun kekuatan yang kami punya kami akan melakukannya,” katanya. Namun, Bolsonaro mengatakan bahwa “masalahnya adalah sumber daya manusia.”

Gubernur negara bagian Roraima di kawasan Amazon, Antonio Denarium, mengkonfirmasi mobilisasi militer oleh Bolsonaro. “Presiden Jair Bolsonaro telah menandatangani pengiriman pasukan ke Amazon untuk membantu memerangi kebakaran hutan,” katanya.

Bolsonaro tidak merinci mobilisasi militer dalam bentuk apa untuk memadamkan kebakaran hutan Amazon, tetapi dalam pidato di televisi pada Jumat malam kemarin, dia membeberkan rencana yang akan diambil pemerintah.

Menurutnya, pemerintah akan mengambil pendekatan “tanpa toleransi” untuk kejahatan lingkungan. Akan tetapi, dia pun mengatakan warga Brasil yang tinggal di negara bagian yang meliputi Amazon harus diberi kesempatan yang lebih luas untuk mencari nafkah yang layak.

“Saya memiliki cinta yang mendalam dan rasa hormat kepada Amazon,” kata Bolsonaro. “Melindungi hutan hujan adalah tugas kita,” imbuhnya.

Dia tidak memberikan rincian tentang aset apa yang akan dibawa oleh militer di daerah-daerah tempat kebakaran menyebar. Akan tetapi, rencana Bolsonaro tidak dapat mengatasi krisis yang mendasarinya tanpa perubahan mendasar dalam kebijakan lingkungannya, yang telah mendorong para penambang, penebang dan petani untuk menebang dan membakar kawasan hutan lindung dengan rasa impunitas.

Sejak mantan kapten tentara nasionalis itu menjabat pada Januari, deforestasi telah meningkat tajam di seluruh Brasil, termasuk di tanah adat. Bolsonaro telah berjanji untuk mempermudah industri untuk mendapatkan akses ke kawasan hutan lindung, dengan alasan bahwa masyarakat asli mengendalikan daerah yang sangat luas yang mengandung kekayaan luar biasa.

Baca Juga:  Konfercab PCNU Kota Yogyakarta

Hamparan Amazon di Brasil kehilangan lebih dari 3.444 kilometer persegi tutupan hutan selama tujuh bulan pertama tahun ini, meningkat 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Para ahli mengatakan bahwa faktor tersebut tampaknya menjadi pendorong utama kebakaran hutan Amazon tahun ini.