SERIKATNEWS.COM – Bonus demografi menandakan angka usia produktif akan lebih dominan, sedangkan industri kreatif adalah harapan baru untuk perekonomiaan ke depan. Spirit kepemudaan wajib digenjot agar dapat berkecimpung untuk mengimplementasikan dalam karyanya.
Untuk itu, GMKI Medan Komisariat Universitas Medan Area (UMA) menyelenggarakan Diskusi Virtual dengan mengusung tema “Anak Muda & Industri Kreatif”. Diskusi virtual itu digelar pada hari Kamis (10/9/2020) pukul 19.00 melalui platform ZOOM Online Meeting.
Ketua GMKI UMA Fransiscus Bonahara Damanik dalam kesempatan itu menyatakan bahwa COVID-19 bukan alasan yang dapat menghambat anak muda berliterasi. Sebab menurutnya bonus demografi yang sedang berlangsung menjadi tanda anak muda akan mendominasi dalam artian gagasan yang lebih fresh bisa muncul.
Fransiscus mengatakan, industri kreatif merupakan langkah yang tersedia untuk dijajaki oleh anak muda dengan pola-pola inovatif dan kreatif dalam karya sehingga bisa memberi nilai manfaat bagi banyak orang.
Diskusi Virtual ini menghadirkan beberapa pembicara, antara lain Anggota Komisi B DPRD Sumut, Guido Virdaus Hutagalung Vokalis Punxgoaran, Henry Hutapea Ketua DPD KNPI Pematang Siantar, dan Biro Komunikasi GMKI UMA Sekar Napitupulu sebagai moderator diskusi.
Guido dari Punxgoaran menyampaikan, meski pada kondisi saat ini, anak muda harus mampu berkreasi dengan karya karya yang menginspirasi, seperti yang terus dilakukan dengan menjual barang-barang populer saat ini. Guido juga berharap pemerintah dapat lebih peka untuk memicu intesitas dan kualitas pegiat industri kreatif.
Sedangkan Henry Hutapea menyampaikan, dengan kondisi saat ini pemuda harus bisa lebih maju, baik dari pola pikir maupun tindakan itu sendiri. Menyambut hal itu, Gusmiyadi juga mengatakan, memanfaatkan industri kreatif dengan sumber daya yang ada dapat membantu pendapatan masyarakat dan memajukan sehingga dapat menjawab tantangan yang ada.
Kemudian Sekar Napitupulu selaku moderator diskusi menyimpulkan, anak muda jangan sampai stag di jalan, tetapi harus berani melangkah ke depan. Dengan terus produktif dan kreatif, maka bisa menghasilkan suatu pendapatan, tetapi semua itu diiringi dengan laitihan dan pembelajaran.
Namun sebelum itu, Fransiscus Bonahara Damanik sempat mengingatkan akan pentingnya instrumen ini. “Kita akan memilihara kekonsistenan agar dapat mendayagunakan sektor Industri Kreatif pada ranah anak muda, mudah-mudahan perbincangan ini akan terus berlanjut,” ujar Bona Damanik.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...