SERIKATNEWS.COM – Antisipasi penyakit demam berdarah dengue (DBD) dapat dilakukan sejak dini. Ada langkah-langkah yang dapat dilakukan guna mengurangi kasus DBD.
Forum Kecamatan Sehat (FKS) Kecamatan Robatal lakukan sosialisasi pencegahan DBD di SMA-SMP Raudlatut Thullab, Desa PANDIYANGAN, Robatal, Kabupaten Sampang, Senin, 10 Januari 2022. Turut hadir Bidan Desa Pandiyangan jajaran Puskesmas Robatal, dr Ilham, Forkopimcam, dan jajaran FKS Robatal.
Jausi selaku ketua FKS Robatal mengatakan, pentingnnya proaktif antara siswa dan siswi antar sekolah demi terwujudnya kecamatan sehat. Pencegahan DBD ini juga termasuk peduli terhadap kesehatan.
“Fokus kami kedepan ingin mengaktifkan pokja di desa serta siswa-siswi peduli kesehatan,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu dr Ilham Bahctiar menjelaskan, penyakit demam berdarah berasal dari virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti. Ciri-ciri penyakit demam berdarah adalah demam tinggi mendadak, nyeri di hulu hati, terkadang nyeri otot dan sendi, lelah, lemah, lesu dan bintik-bintik merah di kulit.
“Cara pencegahan dengan 3 M, yaitu menutup, menguras tempat penampungan air serta mengubur benda yang berpotensi menjadi sarang jentik,” jelasnya.
Bak mandi, lanjut dia, dikuras minimal seminggu sekali sebab nyamuk ini perkembangannya selama seminggu. Diharapkan dengan menguras minimal seminggu sekali maka akan memutus perkembangbiakan nyamuk.
Ditambahkan, pentingnya menyediakan bak sampah dan cuci tangan menggunakan sabun. Artinya, antisipasi terlebih dahulu, tidak menunggu adanya kasus terjangkit DBD.
Wartawan Serikat News di wilayah Sampang, Madura
Menyukai ini:
Suka Memuat...