SERIKATNEWS.COM – Siapa yang senang dengan jerawat di wajah? Tidak ada yang senang. Makanya banyak orang yang mencooba mulai dari pasta gigi, berbagai masker herbal untuk mengatasi jerawat, hingga mengoleskan es ke jerawat.
Terkait dengan penggunaan es, para ahli mempertimbangkan apakah es tersebut dapat menjadi perawatan di rumah yang patut dicoba atau tidak. Memang, tampaknya es memiliki beberapa potensi dalam hal perawatan jerawat, akan tetapi dengan memperhatika batasan tertentu.
Menurut salah stau dokter kulit, Jenny Liu, es tidak membantu mengobati akar penyebab jerawat dengan cara apa pun. Oleh karena itu, es tidak akan mampu melawan pori-pori yang tersumbat, bakteri, atau produksi minyak kulit yang berlebihan. Namun, es dapat membantu mengurangi gejala yang terkait dengan peradangan jerawat, seperti kista, pustula, papula, atau nodul.
“Namun hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk jerawat non-inflamasi. Artinya, es tidak akan efektif melawan gejala komedo putih, komedo hitam, atau jerawat kistik parah yang terkait dengan perubahan hormon,” katanya seperti dikutip Serikat News dari Health Diges, Minggu 9 Oktober 2022.
Es dapat membantu meredakan peradangan dan pembengkakan yang menyertainya. Mengoleskan es ke daerah yang terkena jerawat akan menyebabkan suhu jaringan turun saat pembuluh darah menyusut, sehingga meminimalkan pembengkakan dan mematikan rasa sakit.
Liu juga mengatakan bahwa es juga dapat membantu mengecilkan ukuran jerawat dan mengurangi kemerahan. Secara keseluruhan memang es tidak akan mengobati jerawat itu sendiri atau melindungi dari jerawat di masa depan, akan tetapi es mungkin patut dicoba jika ingin meringankan beberapa gejala terkait.
Cara mengoleskan es batu ke jerawat
Karena kontak kulit langsung dengan es bisa berbahaya, maka pastikan untuk membungkus es dengan kain penutup sebelum meletakkannya di kulit yang bersih dan kering. Pegang kompres dingin (di dalam kain yang telah diisi es) di jerawat selama tidak lebih dari satu menit.
Jika sudah hampir satu menit, sebaiknya kompres tersebut dilepas. Oleskan kompres ini setiap beberapa menit. Namun, jangan ulangi siklus ini lebih dari 15 menit.
Para ahli mengingatkan, jika melihat lepuh, perubahan warna kulit, atau kemerahan atau mati rasa yang berkepanjangan, hentikan penggunaan es di area tersebut. Para ahli juga menganjurkan jika hal tersebut terjadi, maka segera hubungi dokter. ***
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...