JAKARTA – Gula yang biasa dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari ternyata menyimpan bahaya bagi kesehatan. Banyak orang belum menyadari bahwa mengonsumsi gula yang berlebihan dapat memicu berbagai penyakit serius.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar asupan gula tambahan tidak melebihi 10% dari total kalori harian. Namun kenyataannya, banyak orang yang mengonsumsi gula jauh melebihi batas tersebut.
Banyak orang sering kali meremehkan dampak buruk dari konsumsi gula secara berlebihan. Padahal, terlalu banyak mengonsumsi gula bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang sangat serius.
Dilansir dari pafibengkulutengahkab.org, berikut dampak buruk berlebihan mengonsumsi gula:
1. Obesitas
Kandungan gula berlebih juga dapat menghambat otak dalam mengenali rasa kenyang, sehingga tubuh mudah merasa lapar dan makan berlebihan. Hal inilah pada gilirannya mengakibatkan obesitas atau berat badan berlebih.
2. Penyakit JantungÂ
Berat badan berlebih membuat orang berisiko terserang penyakit jantung koroner. Kadar gula tambahan juga dapat meningkatkan tekanan darah dan trigliserida, serta menyebabkan peradangan kronis, yang meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.
3. Diabetes Melitus
Peningkatan kadar gula dalam darah dapat merusak fungsi insulin dan meningkatkan resistensi insulin. Jika terjadi terus menerus, hal ini dapat membuat orang menderita Diabetes Melitus tipe 2.
4. Gigi Berlubang
Sisa karbohidrat dan makanan manis dalam mulut akan dicerna oleh bakteri menjadi asam. Hal ini dapat mengikis lapisan enamel gigi dan menyebabkan karies atau gigi berlubang.
5. Penyakit Lemak Hati
Gula yang masuk ke dalam darah akan dipecah menjadi fruktosa dan glukosa. Glukosa dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, sedangkan fruktosa sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan oleh tubuh.
Namun, asupan fruktosa yang berlebih akan membebani hati dan memicu penumpukan lemak pada hati, yang dapat menyebabkan kerusakan hati serius dan berkembang menjadi penyakit hati berlemak.
6. Kerusakan pada Kulit
Jika kelebihan gula, dampaknya bisa menyebabkan kulit cepat menua. Molekul gula yang banyak itu akan menempel pada protein di kulit, dan mengakibatkan kulit kehilangan kekenyalan dan elastisitasnya.
7. Penyakit Kanker
Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan potensi peradangan dan kelebihan berat badan. Hal ini meningkatkan risiko terkena berbagai jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker usus dan kanker pankreas.
8. Kerusakan pada Ginjal
Kadar gula tinggi dalam darah atau diabetes melitus, yang berlangsung cukup lama, dapat mempengaruhi fungsi ginjal dalam mengeluarkan racun dan cairan berlebih dari dalam tubuh. Kondisi ini lambat laun akan merusak sistem penyaringan dalam ginjal, dan akhirnya kerusakan pada ginjal dan gagal ginjal.
Jadi, gula yang dikonsumsi dalam jumlah yang wajar tidak menjadi masalah. Namun demikian, asupan yang berlebihan dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...