SERIKATNEWS.COM- Gudeg merupakan makanan tradisional khas Yogyakarta yang berwarna coklat dan mempunyai cita rasa manis. Secara umum, gudeg terbuat nangka. Namun Bantul, salah satu kabupaten di DIY, punya gudeg yang berbeda. Namanya gudeg manggar, terbuat dari bunga kelapa muda. Pada tahun 2021, gudeg ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda.
Bahan dasar yang berbeda menjadikan gudeg ini istimewa. Pasalnya, proses membuat gudeg manggar dimulai dari pemetikan bunga di atas pohon kelapa yang harus diambil manual dengan memanjat. Selain itu, ada kriteria bunga yang dapat diolah menjadi gudeg, yaitu bunga yang tidak terlalu muda atau sudah melewati batas waktu (keras); serta berada dalam lindungan mancung, kelopak penutup.
Gudeg manggar punya tekstur gurih dan manis. Ada dua penyajian gudeg, yaitu basah dan kering. Kuah gudeg kering lebih sedikit daripada kuah gudeg basah. Kebanyakan gudeg manggar disajikan basah dilengkapi berbagai lauk-pauk. Mengutip Goodnewsfromindonesia.id, Jumat, 17 Maret 2023, beberapa lauk-pauk pelengkap gudeg, di antaranya opor ayam, hati dan ampela ayam, telur bebek, telur pindang; sambal goreng krecek, aren, serta tahu dan tempe bacem.
Dalam artikel yang sama dijelaskan, bumbu gudeg manggar ada yang dicampur tempe semangit. Tempe semangit merupakan tempa yang hampir busuk, tapi belum terlalu lembek karena masa fermentasinya sudah lewat. Cara memasaknya juga variatif, ada gudeg manggar yang dimasak dengan tulang dan kulit ayam, kemudian penyajiannya dilengkapi dengan rempeyek dan kerupuk kulit.
Konon gudeg manggar merupakan simbol perlawanan warga Bantul pada saat perang Dipenegoro melawan Sultan Hamengkubuwono yang dianggap berpihak kepada Belanda. Gudeg satu ini juga dipercaya mengandung khasiat kecantikan dan dapat membuat awet muda. Pemrakarsa makanan istimewa ini adalah Putri Pemayun, istri Ki Ageng Mangir.
Adapun bahan-bahan untuk membuat gudeg manggar yaitu sebagai berikut:
- Manggar (bunga kelapa)
- Santan
- Gula jawa
- Bawang putih dan bawang merah
- Ketumbar
- Garam
- Lengkuas (laos)
- Daun salam (daun sangir)
- Daun jati (daun tingir)
- Biji kemiri
- Daging ayam
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...