Connect with us

Opini

Jaga Jarak dengan Sosial Media

Published

on

Ilustrasi Sosial Media © Addicted

Sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kasus pertama pasien positif Corona di Indonesia pada 2 Maret lalu, laporan jumlah pasien yang terinfeksi virus ini pun semakin bertambah tiap harinya. Berbagai kebijakan telah dirumuskan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 ini, meski masih tergolong lambat dan belum sepenuhnya tegas.

Salah satu kebijakan yang telah dibuat oleh instansi pemerintah dan perkantoran adalah work from home atau bekerja dari rumah. Aktivitas sekolah dan perkuliahan pun dirumahkan. Hal ini berdasarkan instruksi Presiden Jokowi untuk mengurangi kegiatan di luar rumah.

Selama masa pandemi ini, kita memang diminta untuk tetap di rumah. Aktivitas yang bisanya dilakukan di luar kini diubah dengan formula agar tetap bisa dilakukan di rumah. Tak jarang rasa bosan sering melanda bagi mereka yang terbiasa aktif bergerak di luar rumah.

Sosial Media atau media sosial pun kini menjadi teman setia yang menemani kegiatan di rumah. Media sosial menjadi sarana untuk membunuh rasa bosan, serta mendapatkan informasi. Media sosial bak obat penenang, sehingga kita merasa betah di rumah.

Hari demi hari, informasi yang kita temui di media sosial pun semakin banyak. Sering kali mengkonsumsi informasi dari media sosial membuat kita merasa kebingungan atas kesimpangsiuran informasi yang kita peroleh. Menggunakan media sosial secara berlebihan dapat mendatangkan rasa stres dan ketakutan yang berlebihan.

Apalagi saat ini beranda media sosial kita dipenuhi oleh pemberitaan tentang Covid-19. Berita tentang kematian yang semakin hari semakin bertambah, belum lagi berita hoaks yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menghadapi keadaan ini, kita perlu membatasi penggunaan media sosial untuk sementara. Kita harus menggunakan media sosial seperlunya, tidak membaca dan mengikuti pemberitaan yang membawa kegaduhan.

Baca Juga:  Merajut Pondasi Ekonomi Indonesia

Selingi kegiatan di rumah dengan kegiatan yang lebih produktif, seperti memasak, olah raga, mempelajari hal baru, atau bahkan sekedar bercerita dengan anggota keluarga di rumah untuk menambah kedekatan. Harapannya, kita dapat lebih tenang dan lebih produktif selama masa pandemi ini.

 

Advertisement

Popular