SERIKATNEWS.COM– Siswa-siswi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMK Siding Puri, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, terus menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan rutin yang digelar setiap pagi dan sore. Sebagai sekolah vokasi yang fokus pada pertanian, SMK ini mengintegrasikan praktik lapangan ke dalam jadwal harian para siswa, baik di pagi maupun sore hari, guna melatih keterampilan mereka dalam bidang pertanian modern.
Kegiatan Pagi: Persiapan Lahan dan Pemeliharaan Tanaman
Setiap pagi, sebelum memulai pelajaran teori di kelas, para siswa melakukan kegiatan di lahan pertanian sekolah. Dimulai pukul 07.30, mereka dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menangani berbagai aspek pertanian. Kegiatan pagi ini meliputi pembenihan, pengolahan tanah, serta pemeliharaan tanaman hortikultura yang sedang dibudidayakan, seperti labu madu, gambas, dan pare.
Di bawah bimbingan guru-guru pertanian, para siswa mempraktikkan penggunaan alat-alat pertanian modern, seperti mikroskop, pengatur suhu tanah dan lain-lain, yang membantu mempercepat proses tanam dan meningkatkan efisiensi. Para siswa juga melakukan pemantauan kondisi tanaman dan mengamati kesehatan tanaman untuk mengidentifikasi hama atau penyakit sedini mungkin.
“Saya senang bisa belajar langsung di lapangan setiap pagi. Kegiatan ini memberi kami pemahaman tentang bagaimana bertani dengan cara yang benar, mulai dari tahap awal persiapan hingga perawatan,” ujar Sitti Hozaimatur Rofikoh, siswa kelas 12 jurusan ATPH SMK Siding Puri, Sabtu (5/10/2024).
Kegiatan Sore: Pengecekan Irigasi dan Pengamatan Tanaman
Sore hari, setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar di kelas, para siswa kembali ke lahan untuk memastikan tanaman mendapatkan asupan air yang cukup. Kegiatan sore ini biasanya dimulai pukul 16.00 hingga 17.00, dengan fokus penyiraman dan pengamatan kondisi tanaman.
Pada sore hari, siswa juga berlatih mengoperasikan teknologi sensor pengecekan PH tanah. Sensor ini membantu mereka memantau kadar asam dan basa dalam tanah secara real, sehingga mereka dapat mengambil tindakan tepat sebelum melakukan penanaman.
“Kegiatan sore ini sangat penting karena kami belajar mengelola tanah, dan belajar persiapan lahan untuk tanaman,” kata Farhah Jamilah, siswa kelas 11.
Para siswa juga dilatih untuk mencatat hasil pengamatan dan membuat laporan harian yang nanti akan dievaluasi bersama guru. Ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang sistematis dan terukur, di mana setiap siswa memahami bagaimana pentingnya manajemen data dalam pertanian modern.
Kepala Sekolah SMK Siding Puri Sumenep, Syaiful Anwar, menyatakan kebanggaannya terhadap perkembangan siswa dan dukungan penuh sekolah terhadap pendidikan berbasis praktik. “Kami percaya bahwa keterampilan praktis sangat penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan industri pertanian yang terus berkembang. Dengan mengombinasikan teori dan praktik di lahan sekolah, kami berharap para siswa bisa menjadi tenaga terampil yang siap bekerja dan berkontribusi pada sektor pertanian di masa depan,” ujarnya.
Dengan rutinitas harian yang terstruktur ini, kepala SMK Siding Puri Sumenep berharap dapat mencetak lulusan yang memiliki kemampuan teknis sekaligus manajerial dalam mengelola pertanian. Tidak hanya menguasai praktik lapangan, para siswa juga diharapkan siap menghadapi tantangan dunia pertanian yang terus berkembang dengan teknologi baru.
Jurnalis Serikat News Pamekasan, Jawa Timur
Menyukai ini:
Suka Memuat...