Connect with us

Ekonomi-Politik

Kristalina Georgieva Bersaing Rebut Kursi Kepemimpinan IMF

Published

on

Kristalina-Georgieva

SERIKATNEWS.COM – Uni Eropa (UE) telah menunjuk Kristalina Georgieva untuk dicalonkan sebagai ketua International Monetary Fund (IMF), pada Sabtu (3/8/2019). Kabar ini sekaligus mengakhiri kebuntuan 28 negara anggota UE sepekan ini.

Bulan lalu, Christine Lagarde mengundurkan diri sebagai direktur pelaksana IMF untuk mengambil peran baru sebagai kepala Bank Sentral Eropa (ECB). Mundurnya Lagarde membuat para pejabat tinggi Eropa mengalami kebuntuan. Sebelum akhirnya mereka memutuskan mengambil suara terbanyak untuk mencalonkan kandidat baru.

Dalam pemilihan kandidat calon ketua IMF mewakili EU, terdapat nama-nama mentereng yang menjadi pesaing Kristalina Georgieva, di antaranya adalah Jeroen Dijsselbloem (mantan Menteri Keuangan Belanda), Nadia Calvino (menteri Keuangan Spanyol) dan Olli Rehn (Gubernur Bank Sentral Finlandia).

Negara-negara anggota IMF menetapkan nominasi kandidat hingga 6 September. Setelah itu, dewan IMF akan mewawancarai kandidat yang dicalonkan sebagai tahap akhir proses pemilihan kepala baru IMF pada tanggal 4 Oktober. Perlu diketahui, sebagai negara penyandang dana antar negara, IMF sejak pembentukannya selalu dipimpin oleh orang Eropa.

Pada tahun 2011, ketika Christine Lagarde ditunjuk memimpin IMF, ada dua topik utama yang harus dihadapi, yaitu membangun kembali reputasi IMF–setelah skandal yang melibatkan kepala sebelumnya–dan mendukung zona Euro selama krisis utang negara. Sekarang, lanskap global bisa dibilang lebih kompleks daripada delapan tahun lalu.

Sementara saat ini, Amerika Serikat (AS) dan China berada dalam sengketa perdagangan selama sekitar dua tahun. Perang dagang mereka dipandang sebagai batu sandungan terbesar bagi pertumbuhan global. Pada saat yang sama, ada kebijakan moneter yang kuat–bagaimana bank sentral memutuskan untuk mendukung berbagai ekonomi dan apakah alat mereka masih efektif setelah hampir satu dekade sejak krisis utang negara.

Baca Juga:  Soal Pertahanan, Jokowi Lebih Berpengalaman Daripada Prabowo

“Siapa pun yang akan memimpin IMF harus siap berperang. Perang itu adalah perang dagang, perang mata uang, itu adalah konsekuensi yang perlu ditangani” kata kepala pejabat Investasi, Mouhammed Choukeir kepada CNBC awal pekan. (Nafisa/BERITABARU)

Advertisement

Popular