KTNA Di Plemahan Berencana Mengembangkan Bisnis Pertanian Organik
Penulis: Serikat News
Minggu, 26 Agustus 2018 - 18:26 WIB
SERIKATNEWS.COM- Pada Hari Minggu (25/8/18) Eva Sundari, anggota Komisi XI DPR RI diundang untuk menyaksikan peresmikan Warung Tani Organik yang dikelola oleh KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Kec Plemahan, Kab Kediri. Peresmian dihadiri pula oleh anggota DPRD Kab Kediri, Feni Widyawati dan Camat Plemahan Rony Setyo Hardiyanto dan beberapa kades di Kecamatan Plemahan.
Warung lesehan seluas 30an m2 terletak di Jalan Raya Papar Kediri tersebut menempati tanah seluas 10 an are dan masih akan ditambah bangunan termasuk untuk toko menjual oleh-oleh hasil karya anggota komunitas mereka. Dari dialog sebelumnya, KTNA mencita-citakan akan mengembangkan warung mereka menjadi Restoran Organik yang dikelilingi kebun sayur, buah dan kolam ikan organik.
Eva Sundari Bersama KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan)
Pendirian Restoran Organik ini merupakan pengembangan pemikiran dan tekad para petani untuk mengembangkan peran dan usaha dari sekedar bertanam tumbuhan organik menjadi pengolah hasil yang bernilai tambah lebih tinggi. Prayitno, ketua KTNA menjelaskan, “Kita lihat trend gaya hidup masyarakat berubah, tidak sekedar kenyang makan tapi menghendaki sehat, orientasi kualitas. Kita sudah bisa memproduksi tanaman organik maka kami ingin mengolahnya sekaligus menjualnya.”
Ini pemikiran progresif yang melegakan karena para petani ingin melakukan bisnis dari hulu menuju hilir, apalagi dengan mengusung nilai-nilai masa depan yaitu pro lingkungan misalnya mengurangi pestisida yang jelas membawa kerugian bagi bumi dan manusia. “Tekad ini perlu didukung semua pihak, terutama pemerintah khususnya dengan memberikan pembekalan perspektif kewirausahaan baik di tahap produksi, pengolahan, pengemasan hingga pemasaran produk-produk organik,” kata Feni Widyawati.
Eva Sundari memberi usul agar diadakan pelatihan penanaman padi PIM, Petani Indonesia Menggugat, asal Blitar yang secara natural adalah organik tetapi produktifitasnya bisa mencapai 14 ton/ha. “Mengembangkan pertanian organik adalah menjawab kebutuhan masa depan sekaligus meningkatkan peradaban karena sesuai dengan konsep sustainable development,” Komentar Eva Sundari
JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memblokir situs www.polymarket.com. Pemutusan akses dilakukan karena Polymarket terindikasi memfasilitasi praktik judi online
JAKARTA – Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melakukan audiensi dengan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional
YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta memperkuat koordinasi dengan DPRD Kulon Progo untuk mendukung implementasi Kitab Undang-Undang Hukum