Connect with us

News

Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya Produksi Pelindung Wajah Bagi Tenaga Medis

Published

on

© Antara

SERIKATNEWS.COM – Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang, memproduksi pelindung wajah bagi tenaga kesehatan yang sedang berada di garda terdepan melawan wabah Covid-19.

Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Toke Pempek 3D ini setiap hari memproduksi sebanyak 200 face shield (pelindung wajah) yang langsung disalurkan ke rumah sakit dan Puskesmas.

“Dari sekitar 29 rumah sakit dan Puskesmas di Kota Palembang, sejauh ini kami telah menerima permintaan sebanyak 1.400-an buah,” kata Juru bicara Toke Pempek 3D (TP3D) Triawan Cahya seperti dilansir dari Antara, Selasa (7/4/2020).

“Saat ini bukan hanya rumah sakit di Sumsel, ada juga dari Sumatera Barat dan Lampung yang order ke kami,” katanya.

Sejauh ini, pelindung wajah bagi tenaga kesehatan tersebut disalurkan Politeknik Negeri Sriwijaya secara cuma-cuma untuk mendukung upaya mengentaskan masalah Covid-19.

Triawan juga mengungkapkan bahwa sumber dana untuk mendapatkan bahan baku ini digalang dari donasi para alumni, dosen, dan rekan sesama mahasiswa.

Untuk diketahui, material yang digunakan untuk pelindung wajah ini adalah bahan mika yang dapat di-recycle. Untuk lingkar kepala menggunakan material yang cukup keras dan dipotong menggunakan mesin pemotong khusus.

Setelah melalui proses perakitan, bahan tersebut kemudian disteril dengan disinfektan selama beberapa waktu untuk kemudian diserahkan kepada rumah sakit dan Puskesmas.

Untuk pengerjaan pesanan ini, TP3D mengerahkan sebanyak 15 personel yang bekerja dalam sistem shift. Pada saat pengerjaan berlangsung diberlakukan ‘social distance’ dan standar operasional cuci tangan dan pengukuran suhu tubuh sebelum memulai pekerjaan.

“Mereka sebelumnya dikarantina mandiri, sebelum memulai pengerjaan ini,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya Agung Firdaus.

Advertisement

Popular