SERIKATNEWS.COM – Pandemi Covid-19 yang merebak di Indonesia belakangan membuat Masjid Istiqlal melakukan penyesuaian ibadah berjemaah. Beberapa kali masjid harus ditutup ketika angka penularan corona tengah melonjak. Bahkan imbas kebijakan PPKM Darurat, Istiqlal tak menggelar Salat Iduladha 1442 Hijriah tahun ini secara berjamaah.
Saat ini, Masjid Istiqlal kembali dibuka untuk beribadah. Bagi umat muslim dengan mematuhi prokes yang ketat bisa melaksanakan salat Jumat hari ini, 20 Agustus 2021.
Keputusan itu diambil setelah Pemprov DKI Jakarta mengizinkan tempat ibadah beroperasi 50 persen kapasitas dengan protokol kesehatan ketat pada PPKM level 4.
“Rencana Jumat ini buka,” ujar Wakil Ketua bidang Penyelenggara Peribadatan Masjid Istiqlal, Abu Hurairah seperti dilansir CNN Indonesia.
Abu mengatakan, Masjid Istiqlal akan menetapkan protokol kesehatan yang sangat ketat bagi para jamaah yang hendak beribadah. Tujuannya untuk mencegah penularan virus corona di dalam masjid. Salah satunya, para jemaah yang hendak beribadah di Masjid Istiqlal harus menunjukkan bukti telah melakukan vaksinasi Virus Corona.
“Memperlihatkan bukti vaksin (suntikan) satu atau pun dua ke petugas yang ada di pintu masuk. Kami prioritas jemaah yang sudah divaksin ya,” terang Abu.
Dikatakan juga, Masjid Istiqlal masih akan dibuka secara terbatas. Yaitu, 25 persen dari total kapasitas. Begitu pun pihaknya tak merekomendasikan anak-anak dan lansia ikut beribadah berjemaah di dalam masjid. Sebab, anak-anak dan lansia sebagai pihak yang rentan terhadap penularan Covid-19.
“Iya sajadah juga harus bawa masing-masing, karena karpet Istiqlal belum digelar,” pungkas Abu. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...