Connect with us

Olahraga

Melihat Peta Kekuatan Tim Yang Lolos Ke 16 Besar Piala Dunia (Bagian 2 – selesai)

Published

on

Serikatnews.com

Dibagian pertama kita sudah melihat bagaimana peta kekuatan tim yang lolos ke 16 besar Piala Dunia 2018 diantaranya Uruguay, Russia, Portugal, Spanyol, Perancis, Argentina, Kroasia dan Denmark. Selanjutnya kita akan membahas 8 tim lain yang juga siap berlaga di 16 besar, kita akan mulai dari negeri Samba.

Brasil

Brasil merupakan tim yang selalu menjadi unggulan diajang Piala Dunia. Tak heran 5 gelar juara te;ah diraihnya, lebih banyak dari tim lainnya. Komposisi pemain yang ada saat ini juga dianggap mumpuni, ada 2 pemain termahal dunia saat ini, Neymar Jr dan Coutinho, ada Marselo, Gabriel Jesus dan nama mentereng lainnya. Kedalaman squad juga tidak main-main, ada Firmino, Philipe Luis dan banyak lagi dibangku cadangan. Kelemahan yang ada selama ini pada posisi penjaga gawang seolah tertutupi dengan hadirnya Alisson Becker, penjaga gawang asal klub AS Roma yang menjadi incaran klub-klub besar eropa. Namun melihat 3 pertandingan di fase grup, Brasil bukan tanpa kelemahan. Kelemahan yang terlihat justru pada diri pemain termahal dunia Neymar Jr. kenapa begitu? Karena Neymar justru mendelay permainan Brasil, terlalu banyak menggiring bola, bahkan terlalu sering jatuh. Sehingga Brasil sering kali malah kehilangan momentum serangan balik. Mungkin Brasil tanpa Neymar akan lebih sempurna bermain sebagai satu kesatuan tim. Minimal Neymar harus bisa mengurangi egonya dan lebih mengalirkan bola kepada teman-temannya. Beruntung lawan yang akan dihadapi adalah Mexico yang belum teruji memiliki mental juara. Namun Mexico bisa saja merepotkan Brasil seperti yang dilakukan saat mengalahkan Jerman. Brasil masih menjadi tim yang paling diunggulkan dipasar taruhan 9/2.

Mexico

Mexico dilihat dari sejarah sepakbolanya memang belum teruji memiliki mental juara, namun ada potensi untuk merepotkan tim-tim besar. Karena pemain-pemain Mexico memiliki kecepatan dan serangan balik yang mematikan. Itu yang berhasil dilakukan Mexico saat mengalahkan juara bertahan Jerman pada pertandingan pertama. Ini yang harus diulang ketika berhadapan dengan tim sekelas Brasil. Jangan terbawa dengan irama permainan yang diusing oleh Brasil. Mexico harus membiarkan pemein-pemain Brasil seolah menguasai lapangan dan Baaaam, lakukan serangan balik yang mematikan lewat Chicarito Hernandez. Bila pemain-pemain Mexico terbawa dengan irama permainan Brasil maka akan sulit bagi Mexico untuk berkembang. Di pasar taruhan Mexico tidak masuk sebagai tim unggulan. Namun bila bisa mengatasi Brasil maka Mexico akan mengejutkan pasar taruhan dunia.

Baca Juga:  Link Live Streaming Tottenham Vs Arsenal

Swedia

Lewatnya era Ibrahimovic di timnas Swedia sebenarnya merupakan keuntungan tersendiri bagi Swedia. Mereka bisa mengembangkan kolektivitas tim. Sebastian Larsson dan kawan-kawan bisa membangun kekuatan secara satu kesatuan tim dan tidak tergantung pada satu figure tertentu. Ini terbukti saat bertemu dengan Korea dan Mexico dipertandingan terakhir fase grup. Saat melawan Jerman Swedia sendiri sebenarnya tampil cukup baik, namun kehilangan konsentrasi dimenit akhir sehingga jerman bisa mengalahkan mereka lewat tendangan bebas. Lawan yang dihadapi di 16 besar adalah Swiss, yang memiliki gaya permainan yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Swedia. Sehingga pertandingan ini kemungkinan akan diakhiri lewat perpanjangan waktu ataupun adu penalty. Swedia sendiri juga tidak masuk dalam daftar unggulan di bursa taruhan.

Baca Juga: Melihat Peta Kekuatan Tim Yang Lolos Ke 16 Besar Piala Dunia (Bagian 1)

Swiss

Swiss merupakan tim yang bermain cukup baik pada fase grup kali ini. Menahan imbang Brasil, mengalahkan Serbia dan imbang melawan Costa Rika. Saat menahan imbang Brasil terlihat efektivitas permainan yang dikembangkan Xherdan Shaqiri dan kawan-kawan. Swiss berhasil mematikan pergerakan Neymar Jr sehingga tidak dapat berbuat banyak dipertandingan tersebut. Gaya bermain itu yang juga harus diterapkan oleh Swiss saat menghadapi Swedia di babak 16 besar. Pasar taruhan tidak menjagokan Swiss, karena walaupun Swiss bisa lolos dari hadangan Swedia, maka Swiss diperkirakan tidak dapat berbuat banyak di 8 besar.

Belgia

Dilihat dari komposisi pemain, Belgia adalah salah satu tim yang memiliki squad yang paling lengkap dan mumpuni. Diluar 8 negara yang pernah menjuarai Piala Dunia, Belgia dianggap dapat menjadi salah satu kandidat juara bersama Portugal. Di fase grup Belgia berhasil menunjukan sebagai tim yang patut diperhitungkan dengan mengalahkan Panama, Tunisia dan salah satu tim unggulan, Inggris. De Bruyne, hazard bersaudara, Lukaku menjadi jaminan bagi Belgia untuk menciptakan goal demi goal. Dibawah mistar juga ada Thibaut Courtois yang telah teruji menggeser Peter Cech sebagai Kiper utama tim London, Chelsea. Yang menjadi pertanyaan apakah anak-anak asuhan Roberto Martinez ini memiliki mental juara? Wakil Asia Jepang yang akan menguji mental juara Belgia di babak 16 besar. Nama-nama besar dalam squad Belgia membuat pasar taruhan menempatkan mereka sebagai salah satu unggulan 11/1.

Baca Juga:  Rapat Dengar Pendapat Umum dengan DPR, Iwan Bule Paparkan Kebijakan PSSI dalam Kondisi Covid-19

Jepang

Jepang menjadi satu-satunya wakil Asia yang lolos ke 16 besar Piala Dunia kali ini. Jumlah kartu yang lebih sedikit dari Senegal membuat Jepang lolos setelah memiliki nilai dan selisih goal yang identik dengan Senegal karena atruran Fair Play yang diterapkan. Namun bukan berarti lolosnya Jepang karena factor keberuntungan semata. Kerja keras dan daya juang Shinji Kagawa dan kawan-kawan menjadi factor utama. Ini terlihat saat Jepang mengalahkan Colombia, bagaimana pemain-pemain Jepang bekerja keras mengejar kemanapun arah bola. Ini harus coba dilakukan saat menghadapi tim sekelas Belgia. Menutup semua pergerakan De Bruyne dan Edin Hazard, lalu melakukan counter attack. Walaupun berat, namun Jepang harus menunjukan kerja keras mereka seperti yang telah ditunjukannya selama ini.

Inggris

Ada yang berbeda dari tim inggris saat ini dengan sebelumnya, kali ini timnas Inggris didominasi oleh anak-anak muda yang punya semangat dan tidak hanya tergantung pada nama-nama besar seperti Frank Lampard, Wayne Rooney, Steven Gerrard, John Terry ataupun David Beckham. Squad Inggris saat ini lebih merata kemampuannya, sebut saja Harry Kane, Jordan Henderson, Delle Ali, Raheem Sterling, mereka adalah anak muda Inggris yang memiliki masa depan dan belum menjadi selebritis sepak bola. Permainan dalam fase grup memang tidak bisa dijadikan patokan karena hanya menang melawan tim sekelas Panama dan Tunisia, sedangkan kekalahan saat melawan Belgia juga karena Gareth Southgate tidak menurunkan pemain-pemain inti. Namun secara permainan terlihat bagaimana pemain bisa mengurangi ego klub yang selama ini terlihat di lapangan menjadi sebuah permaianan tim. Yang harus menjadi catatan adalah bagaimana Tim Inggris mampu memanfaatkan kecepatan sayap mereka untuk memanjakan penyerang-penyerang haus goal mereka saat bertanding melawan Kolombia di 16 besar. Pasar taruhan memberikan 20/1 untuk inggris.

Baca Juga:  Kurniawan Dwi Yulianto: Peluang Pesepak Bola Indonesia di Kancah Internasional

Kolombia

Saat pertandingan pertama melawan Jepang, Colombia mampu menguasai jalannya pertandingan meski bermain dengan 10 pemain sejak menit ke 4. Ini menunjukan determinasi tim Kolombia yang memang kental dengan gaya bermain Amerika Latin klasik dari kaki ke kaki. Ini yang harus diwaspadai tim Inggris saat berhadapan di 16 besar. Gaya main Kolombia biasanya menyulitkan tim-tim seperti Inggris karena mereka memiliki kecepatan dan passing yang akurat. Radamel Falcao adalah pemain yang tidak asing dengan gaya permainan Inggris karena sempat bermain untuk Manchester United, dan tentu ini akan menguntungkan bagi Kolombia. Meskipun tidak menjadi unggulan di pasar taruhan, Kolombia harus tetap diwaspadai oleh lawan-lawan mereka.

Nah jadi tim mana yang anda dukung hingga ke Final Piala dunia 2018?

Advertisement

Popular