Connect with us

Pendidikan

Menristekdikti Sebut 50 Persen Kampus tak Paham Empat Pilar

Published

on

Menteri Mohammad Natsir

SERIKATNEWS.COM – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir menyebutkan bahwa hampir 50 persen atau sekitar 2.250 perguruan tinggi, baik PTN maupun PTS, dianggap belum memahami empat pilar kebangsaan. Untuk itu, permenristekdikti 56/2018 yang baru diteken pekan lalu dinilai tidak berlebihan.

Jumlah tersebut berdasar pada data Kemenristekdikti tahun 2017, jumlah perguruan tinggi di Indonesia ada sebanyak 4.504 terdiri dari 3.136 PTS dan 122 PTN.

“Kalau berlebihan di mana berlebihannya, jalan saja belum, karena saya ingin menyelesaikan tentang radikalisme di kampus. Di atas 50 persen kampus PTS dan PTN saya rasa, banyak yang tidak paham empat pilar kebangsaan itu,” kata Nasir di Jakarta, Minggu (4/11/2018).

Menurut Muhammad Nasir, ketidaktahuan mahasiswa terhadap empat pilar kebangsaan disebabkan karena di kampus tidak ada mata kuliah yang secara khusus memperdalamnya. Misalnya terkait pemahaman Pancasila sebagai ideologi negara, sejarah terbentuknya Pancasila dan lain-lain.

Oleh sebab itu, Nasir berharap dengan dibentuknya UKM Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) semua mahasiswa di berbagai kampus bisa lebih memahami dan menjiwai makna dari empat pilar kebangsaan.

“Ya maka itu perlu dipahamkan, maka saya bentuk UKM PIB dengan melibatkan organisasi ekstra. Itu semua (organisasi ekstra) pada di luar (menggelar dialog kebangsaannya), padahal mereka anak Indonesia jadi kami tarik lagi ke kampus,” jelasnya.

Pekan ini atau depan, kata Nasir, pihaknya juga berencana untuk mengumpulkan semua pembantu rektor 3 (PR 3) untuk mensosialisasikan Permenristekdikti 55/2018. Setelah ada pembahasan secara teknis, dia mendorong agar para PR 3 proaktif menerapkan aturan baru tersebut di kampus.

Dia juga meminta agar PR 3 bisa mensinkronisasikan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi intra dan ekstra untuk menjadi pengurus UKM PIB.

Baca Juga:  Fisip Wiraraja Gelar Studi Eskursi bersama Pemda Sleman

“Nanti ini pembantu rektor III yg mensinkronkan antara BEM dengan organisasi ekstra itu. Rektor yang bertanggung jawab untuk mengawal pembentukan dan berjalannya UKM PIB itu,” tegas Nasir.

Pada Senin (29/10/2018) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah meluncurkan Peraturan Menristekdikti (Permenristekdikti) Nomor 55 Tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. Peluncuran Permenristekdikti tersebut sebagai upaya pemerintah menekan paham-paham intoleran dan radikalisme di kampus.

Menristekdikti Muhammad Nasir menyampaikan, berdasar pada survei Alvara Research Center dengan responden 1.800 mahasiswa di 25 Perguruan Tinggi diindikasikan ada sebanyak 19,6 persen mendukung peraturan daerah (Perda) Syari’ah. Lalu 25,3 persen di antaranya setuju dibentuknya negara Islam, 16,9 persen mendukung ideologi Islam, 29,5 persen tidak mendukung pemimpin Islam dan sekitar 2,5 persen berpotensi radikal.

Permenristekdikti tersebut juga mengatur agar semua kampus wajib membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa Pengawal Ideologi Bangsa (UKMPIB). UKMPIB berada di pengawasan rektor dan mahasiswa organisasi ekstra boleh bergabung dan menjadi salah satu pengawal ideologi dalam UKMPIB.

Advertisement
Advertisement

Terkini

Ekonomi3 jam ago

Raksa Nugraha Bukan Sebatas Pengakuan Pelaku Usaha dalam Melindungi Konsumen

SERIKATNEWS.COM – Penghargaan Raksa Nugraha Indonesia Consumer Protection Award (ICPA) bukan sebatas pengakuan atas pelaku usaha yang bertanggung jawab melindungi konsumen....

Sosial3 jam ago

Fokus Lindungi Konsumen, Posisi BPKN Makin Kokoh Setelah Gandeng SMSI

SERIKATNEWS.COM – Kehadiran Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN) akan lebih bermanfaat di mata publik. Hal ini terjadi setelah...

Peristiwa13 jam ago

Semeru Level II Waspada, Guguran dan Lava Pijar Terjadi 13 Kali

SERIKATNEWS.COM – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tenggger Semeru (BB TNBTS) memutuskan untuk menutup aktivitas pendakian mulai hari ini, Senin...

Politik14 jam ago

Logo Baru dan Semangat Baru PKS

SERIKATNEWS.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat ini tampil dengan logo yang berbeda. Tujuannya untuk memikat kelompok milenial dan perempuan....

Opini19 jam ago

Magang, Pengalaman Awal Masuk ke Dunia Kerja

Magang merupakan suatu bentuk pengaplikasian ilmu yang telah mahasiswa dapatkan di bangku perkuliahan kemudian diterapkan di tempat kerja. Selama di...

Pendidikan19 jam ago

Manfaat Magang Bagi Mahasiswa

SERIKATNEWS.COM – Magang profesi merupakan salah satu mata kuliah wajib di Prodi KPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hal ini bertujuan...

Pendidikan19 jam ago

Mengenali Metode Penulisan Feature di Kala Pandemi

SERIKATNEWS.COM – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan webinar pembekalan praktikum...

Populer

%d blogger menyukai ini: