SERIKATNEWS.COM- Bantul merupakan salah satu kabupaten di DIY yang mempunyai banyak makanan khas, satu di antaranya yaitu mie lethek. Nama mie ini berasal dari bahasa Jawa, “lethek” yang berarti kusam atau kotor. Penamaan tersebut sesuai dengan tampilan hidangan mie yang berwarna keabu-abuan lantaran campuran bumbu serta bahan dasar mie.
Mie lethek sudah ada sejak tahun 1920. Umar, pendiri perusahaan pertama mie lethek kala itu melihat kebutuhan pangan yang tinggi di masyarakat. Oleh karena itu dia membuat makanan berupa mie berbahan tepung tapioka dan singkong kering atau sering disebut gaplek. Penjelasan tersebut dikutip dari primarasa.co.id, Kamis (09/03/2023).
Ada dua penyajian mie lethek, yaitu rebus dan goreng. Tak hanya ditemukan di warung, kini tersedia mie lethek yang dijual mentah seharga lima ribu rupiah di pasaran, juga di toko online. Dalam satu porsinya terdiri dari mie, telur ayam atau bebek, daging, dan berbagai sayuran yaitu kol, wortel, tomar, serta daun bawang.
Tak harus ke Jogja, mie lethek bisa diolah di rumah. Melansir IDN Times, berikut bahan-bahan untuk bumbu halus mie lethek: 1 siung bawang putih; 2 siung bawang merah; 7 buah cabai merah. Selain itu, berikut bahan-bahan selanjutnya:
- 100 gram mie lethek
- 1 butir telur ayam atau bebek
- 50 gram ayam suwir
- 1 batang daun bawang, lalu diiris
- 1/2 butir kol, kemudian iris kecil-kecil
- 2 batang seledri
- 1/2 sdt garam
- 1 sdm kecap manis atau secukupnya
- 1/2 sdt penyedap rasa
- Air secukupnya
- Bawang goreng secukupnya
- Irisan tomat dan mentimun secukupnya
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...