JAKARTA – Penanganan sistem kelistrikan di wilayah terpencil, dan terisolasi menjadi prioritas penanggulangan dampak gempa bumi setelah sistem pembangkit listrik utama di daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil pulih sepenuhnya.
General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Rita Triani, menyampaikan tim recovery diterjunkan untuk memulihkan jaringan distribusi serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 760 kW yang rusak akibat guncangan gempa bumi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, dan Desa Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026).
Rita menegaskan, percepatan perbaikan infrastruktur energi di daerah-daerah terdampak parah dilakukan dengan tetap mengutamakan standar keselamatan personel, dan keamanan sistem kelistrikan.
“Setelah sistem pembangkit utama Flores kembali pulih, perhatian kami sekarang tertuju pada wilayah-wilayah isolated yang terdampak. Untuk Pulau Palue, sambil memperbaiki PLTS dan baterai yang mengalami kerusakan, kami memastikan kondisi kesiapan genset sebagai pasokan sementara agar masyarakat bisa kembali mendapatkan listrik secepat mungkin,” ujar Rita.
Rita Triani mengatakan, perbaikan di wilayah terisolasi seperti Pulau Palue dan Golo Lebo memerlukan perjuangan ekstra akibat akses pengiriman personel serta peralatan penunjang yang harus menembus jalur laut.
Meski demikian, perbaikan dua sistem baterai berkapasitas 440 kWp di Golo Lebo, Manggarai Timur, telah berhasil dirampungkan untuk segera disambungkan kembali ke sistem PLTS.
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 magnitudo di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Tercatat, Senin (17/8/2026), jumlahnya meningkat menjadi 68 orang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB, Berton SP Panjaitan, mengungkapkan jumlah itu didasarkan pada proses evakuasi serta pendataan lapangan.
“Sebanyak 68 jiwa yang meninggal. BPNB terus berkoordinasi dengan tim SAR gabungan di banyak titik untuk memastikan keberadaan warga yang masih dinyatakan hilang,” kata Berton. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.