SUMENEP – Pagelaran Festival Musik Tong Tong Se-Madura Road To Karisma Event Nusantara 2026 sudah usai dilaksanakan, Sabtu (5/9) di Kabupaten Sumenep.
Jika ada pepatah bilang, “ Gajah mati meninggalkan gading, Harimau mati meninggalkan belang,” maka Festival yang diikuti oleh 27 Grup musik tong tong dari berbagai penjuru Pulau Madura ini meninggalkan kontroversi.
Pasalnya, penetapan Baladewa sebagai juara umum pada Festival kali ini menyulut kebingungan dan kekecewaan publik. Sebab, Baladewa hanya mendapatkan dua nominasi. Sementara ada grup tong tong yang mendapatkan tiga nominasi, tapi tidak keluar sebagai juara umum.
Kebingungan dan pertanyaan itu di antaranya tampak di ruang-ruang digital, misalnya TikTok. Salah satunya dari akun TikTok @ipal. Ia mengatakan, biasanya yang menjadi juara umum itu, yang paling benyak masuk nominasi. “Juara umum ini biasanya yang banyak masuk nominasi. Saya liat baladewa cuma 2, sedangkan putra sbr 3, dan angin ribut juga 3, apa ada aturan lain iya,” ia bertanya.
Juga pertanyaan lainnya muncul dari akun TikTok @beno. Dia menyebut, bahwa yang juara kali ini tidak ada dalam nominasi dekorasi terbaik. “ Dekorasi terbaik tidak ada nama Baladewa, kok bisa jadi juara umum? Bertanya dengan nada lirih,” tanya @beno.
Senada dengan akun TikTok @beno, akun bernama @R 05♈️ juga menyebut bahwa Baladewa nominasi di kategori dekornya. “Tapi yang juara tahun ini tidak masuk di kategori dekornya kak tapi juara umum, nanyak dengan nada dering🙏🙏😭😀,” ucapnya membalas komentar @Dewmty.
Pertanyaan serupa juga terlontar dari salah seorang penonton bernama Abrori. Pria yang saat ini berdomisili di Pajagalan, Sumenep ini juga mempertanyakan standar dan mekanisme penilaian panitia dan dewan juri dalam menentukan jura umum. Sebab menurut dia, biasanya yang juara umum itu aadalah yang paling banyak masuk nominasi dari berbagai kategori, baik dekorasi, aransemen, penyajian dan lain-lain.
“Tapi sekarang yang juara umum kok yang hanya masuk dua nominasi. Yang masuk tiga nominasi kok malah tidak jadi juara umum,” ucapnya dengan nada heran.
Sementara berdasarkan pamflet yang beredar di TikTok, Baladewa sang juara umum hanya masuk dua nominasi, yaitu penyaji dan aransemen terbaik. Yang masuk tiga nominasi adalah Angin Ribut dan Putra SBR.
Dan melalui saluran WhatsApp-nya, Ketua FKPPI Sumenep, Edy Susanto selaku bagian dari penyelenggara festival musik Tongtong se Madura ini ketika dihubungi awak media serikatnews.com mempersilahkan awak medi untuk bertanya langsung kepada Disbudporapar. “Di FKPPI di panitia ada bagiannya masing-masing. sampek sekarang kami belum menanyakan. karna semua sama sama payah.” Jawabnya melalui pesan WhatsApp.
Awak media serikatnews.com sudah menghubungi Kepala Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si. melalui nomor WhatsApp-nya, tapi hingga berita ini dimuat belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.