SERIKATNEWS.COM – Yayasan Sataretanan Sumenep Berdaya kembali mengadakan acara rutinitas bulanan pada Senin (25/9/2023), bertempat di Desa Mandala, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Turut hadir KH. Mohammad Shalahuddin A. Warits selaku Pembina Sataretanan Sumenep Berdaya.
Dalam pertemuan luar biasa itu, Yayasan Sataretanan Sumenep mengusung tema “Membangun Sumenep dari Pinggir”. Tema ini dengan maksud memberikan perspektif lain bagaimana membangun pemberdayaan masyarakat.
Lain daripada hal itu juga, bermaksud memberikan pandangan dan pemahaman tentang bagaimana cara membangun ekonomi secara kolektif atau personal dengan berbasis lingkungan.
“Bagi kami, Sataretanan Sumenep Berdaya banyak hal potensial yang yang berkaitan dengan ketahanan pangan yang hingga saat ini belum disentuh oleh pemerintah di antaranya kekayaan lokal yang nyaris punah seperti umbi-umbian yang di pasar kesehatan global sangat mahal harganya,” ujar KH. Shalahuddin A. Warits.
Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah itu menambahkan, kemandirian dalam mengelola ekonomi kawasan harus lebih banyak peran serta komunitas lokal dari masyarakat itu sendiri. “Keberlanjutan gerak ekonomi itu tidak bisa digantungkan kepada program aksidental seperti kegiatan pemerintahan,” jelasnya.
Menurutnya, pemerintah yang memiliki kecenderungan pola pembangunan dengan target pertumbuhan ekonomi, bisa jadi mengalami patahan strategis karena realitas masyarakat lebih membutuhkan pemerataan. “Jadi perkembangan ekonomi tidak menumpuk di area atau wilayah tertentu sedangkan wilayah lain tetap stagnan bahkan miskin,” tandasnya.
Di kesempatan itu pula, Ajimuddin, Direktur Yayasan Sataretanan Sumenep, menyampaikan bahwa gaya pemberdayaan masyarakat itu harus dikerjakan lebih tepat guna dan tepat sasaran. Pemberdayaan dan pemerataan ekonomi itu bukan kegiatan entertainment yang berorientasi pemenuhan kegembiraan sesaat.
“Pertemuan semacam ini terus berlangsung guna saling mengingatkan, menguatkan dan terus menggali potensi-potensi besar di lingkungan kita, masyarakat secara umum,” harapnya memungkasi.
Jurnalis Serikat News Sumenep, Jawa Timur
Menyukai ini:
Suka Memuat...