Connect with us

News

Semeru Level II Waspada, Guguran dan Lava Pijar Terjadi 13 Kali

Published

on

Foto: Instagram/@bbtnbromotenggersemeru

SERIKATNEWS.COM – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tenggger Semeru (BB TNBTS) memutuskan untuk menutup aktivitas pendakian mulai hari ini, Senin (30/11/2020).

Diketahui sebelumnya bahwa terjadi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru sejak Jumat lalu (27/11/2020).

Menurut Sarif Hidayat (Humas BB TNBTS), saat ini peningkatan aktivitas Gunung Semeru sudah masuk kategori level II Waspada. Selain menutup area pendakian, pihaknya juga memutuskan menutup segala aktivitas warga di sekitar gunung.

“Untuk mewaspadai gugurnya kubah lava di kawah Jonggring Saloka dan mengutamakan kepentingan keselamatan jiwa pendaki, maka jalur pendakian untuk sementara ditutup total hingga batas waktu yang tak bisa ditentukan,” jelas Sarif Hidayat.

Demi keselamatan semua, harus dipastikan bahwa kawasan Gunung Semeru telah steril dari para pendaki. Oleh karena itu, Sarif akan menerjunkan personelnya untuk melakukan penyisiran. “Harapannya semua pendaki per hari ini sudah balik (turun) semua,” tuturnya.

Bagi calon pendaki yang sudah memesan tiket pendakian sejak jauh-jauh hari, akan disiapkan skema re-scheduling atau penjadwalan ulang sampai jalur pendakian dipastikan aman.

Ditutupnya akses pendakian disebabkan meningkatnya aktivitas Gunung Semeru yang lebih besar dari biasanya serta ditandai dengan turunnya lava dari Kawah Jonggring Saloko.

Hingga saat ini, visual Puncak Semeru lebih banyak tertutup kabut. Terakhir, letusan teramati 3 kali dan tinggi asap sekitar 100 m, warna asap putih tebal dan condong ke arah barat daya.

Guguran dan lava pijar terjadi 13 kali dengan jarak luncur 500-1000 m dari ujung lidah lava ke arah besuk kobokan. Amplitudo terekam 12 mm lama gempa 1994 detik.

Berdasarkan rekomendasi dari PVMBG PGA, masyarakat dimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 1 km dengan wilayah sejauh 4 km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif, karena wilayah tersebut merupakan bukaan kawah aktif Gunung Semeru sebagai alur luncuran awan panas.

Baca Juga:  Presiden Ingin Promosi Intensif untuk Asian Games

“Informasi yang disampaikan PGA terkait peningkatan semeru ini masih terjadi. Diimbau agar masyarakat sekitar DAS curah kobokan dan sekitarnya untuk tetap waspada dan tenang,” tegas Sarif.

Advertisement
Advertisement

Terkini

Olahraga2 jam ago

Cavani Menunjukkan Kelasnya

SERIKATNEWS.COM – Edinson Cavani membuktikan kelasnya sebagai salah satu penyerang terbaik. Usai Manchester United menang 2-1 atas Fulham di Liga...

Olahraga3 jam ago

Chelsea Masih Tidak Konsisten di Liga Inggris

SERIKATNEWS.COM – Chelsea di Liga Inggris tampil tidak konsisten sejak Desember lalu. The Blues hanya menang dua kali dalam delapan...

News6 jam ago

Masinton Pasaribu : Sigit Sosok Pemimpin yang Memiliki Sikap Tenang dan Tegas

SERIKATNEWS.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Masinton Pasaribu turut mengomentari terkait terpilihnya Komjen Pol Listiyo Sigit...

Sosial-Budaya6 jam ago

Persatuan Wartawan Indonesia Kalteng Melakukan Penggalangan Dana untuk Korban Banjir

SERIKATNEWS.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah melakukan penggalangan dana bagi masyarakat Kalimantan Selatan (Kalteng) yang terdampak banjir. Ketua...

News7 jam ago

Puan Minta Listyo Sigit Tingkatkan Layanan Publik dan Responsif pada Aduan Masyarakat

SERIKATNEWS.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut baik visi dan misi Komjen Listyo Sigit Prabowo yang disampaikan dalam fit...

News8 jam ago

UPH Jalin Kerja Sama dengan Kantor Akuntan Publik Ternama di Dunia

SERIKATNEWS.COM – Departemen Career Center & Coroporate Relations (CCCR) Universitas Pelita Harapan (UPH) menjalin kerja sama dengan KPMG (Klynveld Peat...

Lifestyle18 jam ago

Mengelar Pesata Tanpa Masker, Raffi Ahmad: Menduga Ada Oknum Yang Ingin Menjatuhkan dirinya

SERIKATNEWS. COM –Kasus Raffi Ahmad mengelar pesta tanpa menggunakan masker masih berlanjut. Hal ini merupakan skanario orang yang menci terhadap...

Populer

%d blogger menyukai ini: