Penulis: Serikat News
Rabu, 16 Mei 2018 - 18:42 WIB
SERIKATNEWS.COM- Rabu siang, 16 Mei 2018, sekitar pukul 10.00 WIB., Nur Zaini meminta salah satu temen marbot/takmir di salah satu Masjid di sekitar kampus INSTIPER daerah Maguwoharjo untuk diantarkan ke halte bis Trans Jogja Ringroad Utara INSTIPER 2.
Kebiasaan ini berkali-kali Zaini lakukan untuk berangkat kuliah di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, jika teman marbot yang juga kuliah di kampus serupa. Dan kebetulan, hari ini, Zaini harus menggunakan bis Trans Jogja untuk kuliah.
Tak ada yang aneh pada diri Zaini hari ini, cerita dari tiga teman marbotnya, bahkan beberapa hari sebelumnya. Keanehan bermula ketika Badrul Kamal, sepupu sekaligus pelapor, mendapat pesan WhatsApp dari Kakak kandung Zaini yang isinya menjurus pada tindakan untuk ‘menghilang’ dan ‘berpamitan’ kepada teman terdekat serta keluarga dengan menggunakan frasa ‘telah buta’ dan akan ‘menuju surga’.
Komunikasi terakhir dengan Zaini, tutur Kamal, berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB. Pasca itu, Zaini tidak bisa dikontak, WhatsApp beserta nomor hp-nya sudah tidak aktif lagi.
SerikatNews
Kamal menyampaikan, bila sepupunya selama ini sekali pun belum pernah melakukan hal-hal yang aneh. Apalagi Zaini merupakan salah satu alumni Ponpes di Jawa Timur yang terkenal moderat. Moderatisme sosok Zaini ini pun diafirmasi oleh teman marbotnya.
“Mustahil Mas Zaini melakukan hal-hal yang tidak masuk akal itu. Karena saya sendiri paham alur pemikiran dan prinsipnya selama menjadi takmir di sini”.
Spontan Kamal, ketika mendapat informasi tersebut, langsung mendatangi Masjid tempat tinggal Zaini. Di lokasi, ia menanyakan informasi langsung dari tiga teman marbotnya. Setelah menyerap informasi yang ada, Kamal beserta perwakilan marbot, sekitar pukul 14.00 WIB., menuju Polsek Depok Timur, Sleman, Yogyakarta, untuk melaporkan sepupunya tersebut.
JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi pada Jumat (12/6/2026) dengan membawa lima tuntutan utama,
JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melayangkan kritik keras terhadap langkah PT Pertamina yang mengumumkan kenaikan harga BBM Pertamax dan
YOGYAKARTA – Pengelolaan sampah tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi harus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat