SERIKATNEWS.COM – Indonesia E-commerce Association (idEA) atau Asosiasi E-commerce Indonesia meyakini bahwa pertumbuhan bisnis ini semakin positif tahun ini. Sejak tahun 2012 yang lalu, kemajuan bisnis sektor e-commerce menunjukkan tren positif.
“Harusnya baik-baik saja. Yakin pertumbuhannya di 2019 positif,” kata Ketua Umum idEA, Ignatius Untung, Kamis (18/4/2019), seperti dikutip dari Kompas.com.
Untung mengatakan mengenai jenis bisnis pada e-commerce terus berkembang. Bahkan, kini tidak hanya sebatas martketplace, namun sudah merambah ke segmen-segmen yang lain.
“E-commerce sudah mulai menyebar, jadi definisi e-commerce itu sebenarnya luas. Jadi enggak terbatas hanya kepada model marketplace,” ujarnya.
Dia menyebutkan, jika ditilik ke beberapa tahun belakangan, ada semacam gelombang kemajuan jenis dari dunia e-commerce, mulai dari marketplace atau e-retail, transportasi, financial technology, healtech, dan agrotech. Hal ini merupakan kemajuan positif di bisnis berbasis internet tersebut.
“Jadi makin menyebar, tadinya orang berpikir e-commerce adalah membeli barang secara online di marketplace, sekarang sudah macam-macam, bisa berinvestasi, pinjam uang, ketemu dokter, dan lain-lain,” imbuhnya.
Selain munculnya beragam jenis e-commerce, Untung mengatakan hal positif lain juga bisa dilihat dari kontribusinya pada penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan riset Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) di Indonesia sekitar 1.700 startup.
“Kalau masing-masing (startup) pegawainya 50 orang, kan sudah banyak lapangan pekerjaan yang diciptakan,” imbuhnya.
“Kalau kita ngomong studinya Universitas Indonesia, (melaporkan) bahwa Go-Jek itu punya kontribusi ekonomi Rp 44 triliun, Grab juga launching (data) juga mirip seperti itu, kontribusi pada ekonomi sudah Rp50 triliun per tahun. Ini artinya angka yang besar, kontribusinya sangat jelas,” imbuhnya.
Berdasarkan data-data itu, idEA berharap pemerintah terus mendukung dan mendorong kemajuan bisnis ini lewat kebijakan-kebijakannya. Pemerintah harus berpihak pada industri ini supaya tidak tertinggal dengan negara lain di dunia.
“Harapannya yang paling besar adalah keberpihakan pada industri ekonomi digital,” ucapnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...