Connect with us

Ekonomi

Selama Pandemi, Transaksi Digital Mengalami Peningkatan

Published

on

Post Pandemic Trends: How Business Needs to Adapt yang diselenggarakan oleh Bank OCBC NISP bekerja sama dengan Cashlez dan Alodokter secara virtual (Foto: Cashlez)

SERIKATNEWS.COM – Covid-19 terjadi sejak tahun 2020 lalu. Pandemi ini telah membawa banyak perubahan pada berbagai aspek kehidupan.

Perubahan yang cukup signifikan terjadi pada perilaku masyarakat yang bersifat konvensional menjadi serba digital. Hal tersebut pun mendorong terjadinya disrupsi teknologi yang menuntut masyarakat untuk beradaptasi, khususnya bagi para pelaku usaha.

Selama pandemi, banyak pelaku usaha yang mati suri. Bahkan banyak gulung tikar. Karena itu, perlu ada usaha adaptif untuk mempertahankan bisnis di masa sulit ini. Di antaranya dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, memperluas jangkauan dengan bergabung ke berbagai platform e-commerce, dan menerapkan sistem pembayaran nontunai atau digital.

Berdasarkan studi VISA, 85% pelaku bisnis telah mengubah cara bisnis mereka ke arah digital. Sebesar 43% menjual barang dan jasa secara online, 39% menerima pembayaran nontunai dan 38% melakukan promosi di media sosial. Begitu pula dengan konsumen yang 85% memilih pembayaran nontunai untuk berbelanja.

“Menurut survei Fiserv, pembayaran nontunai secara global meningkat sebesar 33%, sedangkan pembayaran dengan uang tunai menurun sebesar 38%. Di Indonesia pun pembayaran nontunai meningkat setiap bulannya, tercatat dari Databoks, per Mei 2021 transaksi digital tumbuh sebesar 23,66 triliun rupiah dibandingkan Mei 2020 yang hanya sebesar 15,03 triliun rupiah. Artinya, tren pembayaran digital ini akan terus meningkat,” ujar Suwandi, CEO Cashlez di acara “Post Pandemic Trends: How Business Needs to Adapt” yang diselenggarakan oleh Bank OCBC NISP bekerjasama dengan Cashlez dan Alodokter secara virtual, Rabu 21 Juli 2021.

Suwandi mengungkapkan Cashlez hadir untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha saat ini. Cashlez sebagai penyelenggara payment gateway menyediakan sistem untuk meng-otorisasi proses pembayaran dari pembeli ke penjual dan Cashlez sebagai payment aggregator memfasilitasi berbagai transaksi, memungkinkan penjual untuk menerima berbagai model pembayaran tanpa harus membuat akun yang terpisah dengan bank atau tiap penyelenggara layanan pembayaran.

Baca Juga:  Gus Menteri Apresiasi Penanganan Sampah di Bali

Selain dalam hal pilihan pembayaran, Cashlez juga dilengkapi dengan dashboard yang membantu dalam proses rekonsiliasi penjualan, seperti laporan penjualan, detail pelanggan, void dan refund (pengembalian dana) transaksi. Sehingga penjual tidak perlu repot dalam proses rekonsiliasi & bahkan pembeli tidak perlu melakukan konfirmasi ulang setelah pembayaran. Khusus untuk transaksi menggunakan kartu kredit, Cashlez memiliki teknologi fraud detection yang berfungsi untuk mencegah terjadinya kecurangan pembayaran.

“Pandemi telah menegaskan pentingnya pembayaran digital dan infrastruktur pembayaran yang kuat bagi penyedia layanan keuangan digital di Indonesia untuk terus membantu pelaku usaha dan konsumen dalam bertransaksi. Ke depannya, sesuai dengan survei VISA, 74% memilih untuk tetap melakukan pembayaran secara nontunai bahkan setelah pandemi telah selesai,” kata Suwandi.

Untuk itu, Cashlez berkomitmen untuk terus berinovasi mengembangkan produk dan layanannya, baik dari sisi aplikasi kasir, penerimaan pembayaran (kartu kredit/debit, QRIS, e-money, Virtual Account, installment) dan pendanaan yang bekerja sama dengan bank. (*)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Terkini

Sosial-Budaya6 menit ago

Polri Bekerja Sama Paguyuban Trevista Ciputat Berikan Vaksin dan Baksos

SERIKATNEWS.COM – Ratusan warga Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat Tangerang Selatan mendapatkan vaksin gratis, yang diselenggarakan Akmil 91 Polri bekerja sama...

News16 menit ago

Tak Hanya Pelayanan Kelistrikan, PLN Turut Kembangkan Pertanian

SERIKATNEWS.COM – PLN Unit Induk Daerah (UID) Lampung melalui PLN Peduli turut mengembangkan pertanian di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Jatiagung,...

News27 menit ago

Luncurkan e-Procurement Academy, PLN Pimpin Transformasi Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan BUMN

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) secara konsisten melanjutkan transformasi sejak gagasan ini dirilis pada April 2020 tahun lalu. Salah satu...

News2 jam ago

PLN Operasikan Tol Listrik Flores Rp1,1 Triliun, Sambungkan Labuan Bajo hingga Maumere

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) mempertegas komitmennya untuk memperkuat keandalan listrik dan meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah Indonesia Timur. Kali...

Sosial-Budaya4 jam ago

Pelaku Usaha Salurkan 25 Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

SERIKATNEWS.COM – Pelaku usaha toko ritel modern menyalurkan bantuan bagi warga Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang terdampak pandemi COVID-19. Wakil...

Politik7 jam ago

Arah Baru Pembangunan Desa: Terwujudnya Desa Peduli Anak

SERIKATNEWS.COM – Perkembangan anak merupakan ukuran kemajuan sebuah masyarakat yang paling presisi. Hal tersebut disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

Olahraga1 hari ago

Honda Persiapkan Diri Jadi yang Terbaik di F1 Grand Prix Hungaria

SERIKATNEWS.COM – Tim balap Honda kembali bersiap diri untuk melakukan balapan F1 Grand Prix Hungaria. Ajang ini akan diselenggarakan di...

Populer

%d blogger menyukai ini: