Penulis: Ahmad Dahri
Minggu, 16 Februari 2020 - 06:44 WIB
Latihan Gabungan yang akrab dengan istilah angkatan barisan baik di TNI, kini diadopsi oleh organisasi siswa intra sekolah. OSIM (organisasi siswa intra madrasah) menjadi ajang pembelajaran dan pengembangan karakter siswa.
Latgab Osim yang diadakan oleh KKM lembaga pendidikan Al-Ittihad pada tanggal 15-16 Februari 2020 di Lembaga pendidikan terpadu Sunan Ampel Ketitang Poncokusumo Malang adalah usaha menumbuhkan kebersamaan sebagai salah satu wujud dari fungsi manusia sebagai zoon politicon.
Manusia sosial, adalah sublimasi dari rangkaian hubungan sesama manusia. Baik moral, pengetahuan, mental dan kebersamaan. Hal ini menjadi sumbangsing bagi kemajuan pendidikan.
Indonesia adalah Negara yang terdiri dari kemajemukan manusianya. Suku, bahasa dan agama. Dengan kata lain menjadi sangat kontekstual ketika hal ini sejalan dengan prinsip humanisasi dan pluralisme.
Latgab osim yang bertemakan “Solidaritas, tanggung jawab, disiplin dan beakhlakulkarimah” menjadi satu misi untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap siswa. Utamanya melalui organisasi intra.
Ilustrasi: SerikatNews
Latihan gabungan ini diikuti beberapa lembaga; Mts. Sunan Ampel, Al Islamiah, Mts. Diponegoro, Mts Al Ittihad, Mts Darul Huda, Mts Dari daerah Duwet yang mayoritas suku Tengger dan Mts Al Hidayah.
Madrasah kita tahu sebagai warisan dari para ulama’ terdahulu khususnya Muhammadiah dan NU. Tidak bisa menutup mata bahwa para founding fathers madrasah memiliki visi integrasi ilmu pengetahuan umum dengan ilmu pengetahuan agama.
Berangkat dari semangat asas kemanfaatan bagi masa depan, maka madrasah menemukan eksistensinya sampai hari ini.
Sumbangsih madrasah atas pembentukan karakter tidak bisa dikesampingkan. Wadah yang memadukan dua prinsip kehidupan pendidikan manusia. Warisan filsafat dan cabang ilmu yang lahir darinya.
pendidikan menjadi ruang untuk menyalurkan pengetahuan. Melaui pembinaan, membersamai dan pengajaran. Walau pada akhirnya hanya terjadi praktik pengajaran.
melihat 120 pelajar yang mengikuti latihan gabungan ini, memberi gambaran bahwa ada 120 karkter dan keunikan yang berbaur di dalam latgab tersebut.
Karakter dan keunikan adalah bagian dari potensi-potensi yang perlu digali. Sehingga tidak melulu pada kompetisi kognitif saja yang dikejar. Karena setiap anak memiliki ruang kecerdasan masing-masing.
Materi yang diberikan di dalam Latihan gabungan ini diawali dengan pengenalan terhadap narkoba dan bahayanya, kemudian dilanjut dengan Publik sepaking, pengembangan diri. Membangun kebersamaan melalui kumpul bersama sambil membuat api unggun, renungan malam, dilanjut dengan jelajah alam.
Beragam materi dan kegiatan memberi manfaat masing-masing. Memberi stimulus untuk membuka potensi diri yang dimiliki, baik yang secara alami maupun melalui penempaan dan pengembangan.
Pada akhirnya, Latgab OSIM adalah wadah salah satu pengembangan serta wadah dalam menumbuhkan kemandirian. Karena anak akan selalu berkembang, baik umur dan pengetahuan. Ia akan menemui siklus adaptasi yang besar. Sehingga membutuhkan kesadaran-kesadaran, salah satu capaiannya adalah kemandirian nantinya.
Insan Pilihan Tanda-tanda kerasulan Terlahir tanpa sandaran Cinta yang dipisahkan Hadirmu cahaya penuh keyakinan Diuji dan ditempa penuh cabaran Ikhlas