Penulis: Serikat News
Kamis, 17 September 2020 - 14:59 WIB
SERIKATNEWS.COM – Penyediaan bahan pangan nasional sudah saatnya naik kelas dalam kualitas. Indonesia mesti bekerja keras untuk menyediakan pasokan yang dibutuhkan di masa depan, seperti bahan pangan organik.
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mengatakan, masyarakat tidak hanya butuh kenyang atau terpenuhi kebutuhan pangannya, tetapi bahan pangan masyarakat juga harus membawa dampak langsung pada kesehatan.
“Pertanian organik adalah bisnis masa depan,” kata Wamendes Budi Arie Setiadi di tengah kunjungan di lahan pertanian organik Boja Farm, Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/9/2020).
Dalam kunjungan yang didampingi Wadirut BNI Adi Sulistiawati dan Direktur PUED Kemendes PDTT itu, Wamendes Budi Arie mengatakan bahwa pertumbuhan produksi pertanian organik hampir 12 hingga 16 persen per tahun dari total produksi pertanian dunia.
“Peningkatan ini terjadi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir,” katanya.
Dia pun menekankan, desa-desa harus menjadi penggerak utama pertanian organik. Cara berpikir dalam bercocok tanam harus mengarah pada kebutuhan pasar, tidak hanya untuk kebutuhan pribadi petani.
Wamendes yakin tidak terlalu sulit mendapatkan akses pembiayaan produksi bahan pangan organik berikut pasarnya.
“Saya hadir bersama Wadirut BNI karena sebagai bank pemerintah punya komitmen dan tugaa untuk menyalurkan KUR dengan bunga 6 persen per tahun,” jelas Budi.
Pasar hasil pertanian organik didominasi di perkotaan terutama kalangan masyarakat menengah ke atas. Bahkan, contohnya Boja Farm, sudah mengekspor hasil pertanian organik.
“Dengan kerja keras dan strategi yang jelas, masyarakat desa dan BumDes bisa mewujudkan pertanian organik,” katanya.
Dengan demikian, akademisi dan peneliti di Indonesia mesti mengadakan riset yang mendalam untuk memproduksi bio pestisida. Pupuk tersebut sangat dibutuhkan dalam menunjang pertanian organik. Faktor penunjang lainnya adalah keterlibatan kaum muda di desa.
Budi Arie prihatin sebab baru 3,5 persen pemuda yang ingin bekerja di sektor pertanian. Padahal pemuda adalah penggerak di semua bidang, termasuk pertanian.
“Orang tua harus digantikan oleh yang muda. Regenerasi petani muda menjadi penting. Dan ingat, jadi petani itu keren!” pungkas Wamendes Budi.
JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif menjajaki penguatan industri mebel berbasis kekayaan intelektual lewat kolaborasi strategis. Langkah ini dibahas dalam audiensi
JAKARTA – Ekonomi kreatif dinilai sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, diperlukan peran desa dalam pengembangannya sehingga dapat meningkatkan
JAKARTA – Analis keuangan Finex, Brahmantya Himawan, menilai prospek harga emas dan perak memasuki awal 2026 semakin konstruktif. Menurutnya, kombinasi
SERIKATNEWS.COM – Belakangan ini publik diramaikan dengan adanya wacana kenaikan harga BBM Pertalite. Namun demikian, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan,
SERIKATNEWS.COM – Perusahaan Umum Daerah Owabong selaku pengelola sejumlah objek wisata di Purbalingga Jawa Tengah, targetkan kunjungan 122.000 wisatawan selama