Penulis: Serikat News
Kamis, 5 Agustus 2021 - 16:54 WIB
Keluarkan Biaya Investasi Senilai Rp 9,9 Miliar Demi Listrik Pulau Timor NTT Semakin Andal (Foto: PLN/Serikat News)
SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) berhasil membangun tiga tower saluran udara tegangan tinggi (SUTT) bertegangan 70 kilo Volt(kV) sebagai pengganti tower darurat (tower emergency) yang sudah dioperasikan sejak 18 April 2021 seusai Badai Seroja yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengoperasian tiga tower ini dilakukan pada 3 Agustus 2021 pukul 17.41 WITA, lebih cepat dari target awal yaitu 31 Agustus 2021. Untuk menyelesaikan pembangunan tiga tower ini PLN mengeluarkan biaya investasi sebesar Rp9,9 Miliar.
“Pekerjaan ini adalah langkah akhir pemulihan pasca bencana alam Badai Seroja pada awal April 2021,” Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda di Kupang, Kamis 05 Agustus 2021.
Beroperasinya tiga tower permanen ini membuat kelistrikan di Pulau Timor menjadi lebih andal. Jalur transmisi Maulafa-Naibonat saat menggunakan tower darurat hanya beroperasi satu saluran saja, dengan tower permanen kini kembali menjadi dua saluran beroperasi.
“Tower darurat memang dibangun untuk sementara agar listrik dapat cepat menyala pasca bencana, sambil menunggu tower permanen ini selesai. Dan puji syukur, saat ini tower permanen sudah bisa beroperasi,” tambah Huda.
Saat ini sistem kelistrikan Pulau Timor memiliki daya mampu 185 Megawatt (MW) dengan beban puncak 95 MW.
Foto: PLN/Serikat News
Huda menambahkan, pembangunan tower ini dilakukan berdasarkan hasil survey oleh Universitas Nusa Cendana. Dari hasil survey tersebut, diketahui bahwa adanya retakan-retakan tanah dan longsoran yang cukup masif dan luas setelah Badai Seroja berlangsung.
Atas temuan tersebut, PLN mulai melakukan perencanaan dan sosialisasi dengan masyarakat sekitar untuk dilakukan pembersihan. Selanjutnya dilakukan pengecekan titik koordinat, pengujian campuran beton, dan mobilisasi alat berat untuk persiapan kerja.
PLN pun harus membangun pondasi borepile yang dikhususkan untuk daerah rawan longsor dengan kerja siang dan malam demi percepatan.
“Keberhasilan pengoperasian tower permanen tersebut berkat sinergitas PLN Grup dari PLN UW NTT, PLN UIP Nusra dan anak perusahaan PLN PJB yang diwakili PT Rekadaya Elektrika yang memastikan pekerjaan ini berjalan lancar dan baik di tengah pandemi,” ucapnya. (*)
JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menilai pesatnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) berpeluang besar memperluas lapangan kerja
JAKARTA – Pasar keuangan nasional dan internasional menggantungkan ekspektasi besar pada penyampaian Nota Keuangan serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja
GRESIK – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa laju pertumbuhan industri tidak boleh mengabaikan