JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menilai pesatnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) berpeluang besar memperluas lapangan kerja dan peluang kewirausahaan bagi generasi muda. Teknologi AI dipandang sebagai solusi strategis untuk menekan angka pengangguran di tengah pergeseran lanskap industri digital.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Bekraf, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi telah memicu pertumbuhan pesat gig economy, di mana talenta muda kini dapat bekerja secara fleksibel sebagai pekerja lepas (freelancer) tanpa terikat ruang kantor.
“Sekarang, banyak gig economy yang menuntut generasi muda menjadi pekerja lepas tanpa harus berada di kantor. Kementerian Ekraf senantiasa terus mendorong pengembangan kapasitas generasi muda melalui berbagai pelatihan,” terang Teuku Riefky, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Riefky, penguasaan AI yang dikombinasikan dengan pelatihan Kemenekraf seperti program voice over hingga affiliator dapat meningkatkan produktivitas pembuatan konten dan memicu pertumbuhan lapangan kerja baru di setiap subsektor ekraf.
Langkah ini dinilai krusial mengingat besarnya porsi angkatan kerja nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia berada di angka 4,68 persen dari total angkatan kerja sebesar 154,91 juta orang, di mana penduduk bekerja tercatat sebanyak 147,67 juta orang.
“Kementerian Ekraf melihat ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam menopang kelas menengah karena tiap subsektornya mampu membuka lapangan kerja dan peluang usaha baru,” tambahnya.
Mendukung ekosistem digital tersebut, KreasiKita bersiap meluncurkan platform karier berbasis AI pada 18 Agustus 2026 mendatang. Platform ini dirancang untuk menghubungkan pencari kerja muda dengan dunia usaha, sekaligus memfasilitasi UMKM melalui fitur job matching, weekly challenge, serta AI Studio (mencakup generator gambar, video, dan asisten AI).
CEO KreasiKita, Ivan Handryks Sitanaya, menyatakan bahwa platform ini mengusung dua misi utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
“Goals KreasiKita ada dua yaitu menolong generasi muda untuk mendapat lapangan pekerjaan dan mendorong UMKM bisa naik kelas,” tegas Ivan. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...