SERIKATNEWS.COM – Rumah Inspirasi Anak Desa (RIAD) bersama Ponpes Al Mudhhariyah mengadakan Talks Show dengan tema “Narkoba dan Vaksinisasi”. Acara dilaksanakan di halaman Pospes Al Mudhhhariyah Robatal Kabupaten Sampang, Kamis 16 September 2021.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Robatal AKP Fatah Mielana dan Plt Puskesmas Robatal dr Elmira Riskiya sebagai Pemateri. Kedua pemateri ini disambut hangat oleh santri dan jajaran pondok pesantren setempat.
Kapolsek Robatal AKP Fatah Mielana dalam kesempatan ini memaparkan perihal bahaya narkoba yang saat ini merajalela di bumi nusantara, khususnya wilayah Robatal.
“Penyalahgunaan Narkoba pada zaman sekarang sudah merambah ke berbagai kalangan baik orang tua, maupun pemuda bahkan anak-anak bisa terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Untuk itu, penting bagi anak-anak mendapat bekal pengetahuan tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. “Hal ini dimaksudkan untuk membentengi diri agar jangan sampai terpengaruh,” paparnya.
Fatah juga menjelaskan salah satu dampak penyalahgunaan narkoba. “Salah satunya, pengguna ini nantinya menjadi cepat tersinggung dan cepat marah karna psikologi pengguna mulai dirusak oleh zat adiktif yang masuk ketubuhnya,” jelasnya.
Kemudian dijelaskan juga, pengguna dapat membuat resah warga dengan kejadian seperti pencurian, pelecehan seksual dan hal buruk lainnya. Hal itu membuat masyarakat merasa tidak aman.
Sehingga pria jebolan Akpol itu mengimbau kepada para pemuda dan santri Pondok Pesantren Al Mudhhariyah untuk menjauhi narkoba. Dampaknya sangat berbahaya, akibatnya bisa juga dipenjara.
“Pemuda saat ini adalah pemimpin di masa depan. Ketika pemudanya sudah rusak, maka masa depan bangsa akan juga rusak,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, dr Elmira Riskiya Plt Puskesmas Robatal, selain manfaat vaksin yang disampaikan kepada para santri, ia juga memberikan pelurusan akan informasi yang keliru menganai vaksin. “Seperti setelah divaksin menjadi lumpuh, sakit, bahkan katanya bisa mati,” urainya.
Ia berharap para santri ini lebih bijak ketika menanggapi informasi yang tidak akurat atau tidak sesuai fakta.
“Jangan sampai termakan hoaks. Vaksin itu aman dan tidak sembarangan tenaga kesehatan (Nakes) menvaksin, sebelum divaksin masih banyak tahapan-tapahan yang harus dilalui, baru divaksin,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengajak kepada santri untuk berpartisipasi atau ikut serta dalam menyukseskan program vaksinisasi. “Kami harap santri Ponpes Al Mudhhariyah ini ikut serta menyukseskan program vaksinisasi,” pungkasnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...