SERIKATNEWS.COM – Forum Pendongeng Nasional (FPN) mengadakan sarasehan pertama di Museum Benteng Vredeburg, Sabtu-Minggu, 25-26 Februari 2023. Sebanyak 90 pendongeng berasal dari berbagai wilayah di Indonesia berkumpul, berdiskusi, lalu membentuk tim formatur.
Ketua tim formatur Ahmad Fauzan memaparkan bahwa komunitas ini sudah dibentuk sejak tahun 2015. Ada banyak komunitas yang tersebar di berbagai daerah. FPN dibentuk sebagai wadah komunitas-komunitas tersebut. “Kami berharap Forum Pendongeng Nasional ini dapat menaungi komunitas-komunitas ini agar lebih terarah dan efektif,” papar Fauzan yang kerap disapa Kak Ojan.
Sebagai bentuk permulaan, FPN asalnya bernama Forum Dongeng Nasional, kini mengubah dan mengesahkan namanya sebagai Forum Pendongeng Nasional. Kemudian, FPN membentuk kepengurusan untuk membuat program kerja, kode etik, dan lain-lain. Tujuannya supaya aktivitas perdongengan lebih tertata dan matang.
Tak hanya membentuk struktur organisasi, tim formatur memaparkan fokus FPN saat ini adalah peningkatan kompetensi pendongeng. Setiap pendongeng punya cara, budaya, dan tradisi berbeda sesuai daerahnya. Karena itu, peningkatan kompetensi yang akan dilakukan FPN disesuaikan dengan standar masing-masing pendongeng. FPN berupaya untuk memfasilitasi kebutuhan para pendongeng.
Selain itu, FPN membaca deklarasi di Taman Depan Museum Benteng Vredeburg, pada Minggu (26/02/2023). Deklarasi tersebut berisi:
- Menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar nilai bersama.
- Berkomitmen untuk menjaga kesatuan Republik Indonesia.
- Berkomitmen untuk ikut menyukseskan pendidikan karakter dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
- Berkomitmen untuk upaya penguatan dan peningkatan literasi di Indonesia.
- Menjunjung tinggi hak cipta.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...