Penulis: Serikat News
Sabtu, 6 Mei 2017 - 16:13 WIB
‘Meneguhkan Semangat Kebangsaan, Membawa Khazanah Islam Nusantara untuk Perdamaian Dunia’ di Kantor Pimpinan Pusat GP Ansor, Jl Kramat Raya 65A, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Mei 2017.
‘Meneguhkan Semangat Kebangsaan, Membawa Khazanah Islam Nusantara untuk Perdamaian Dunia’ di Kantor Pimpinan Pusat GP Ansor, Jl Kramat Raya 65A, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Mei 2017.
Jakarta, serikatnwes.com-Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya, menyebutkan Upaya pemerintah menindak kelompok-kelompok intoleran yang berpotensi mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam Harlah GP Ansor ke-83 bertajuk ‘Meneguhkan Semangat Kebangsaan, Membawa Khazanah Islam Nusantara untuk Perdamaian Dunia’ di Kantor Pimpinan Pusat GP Ansor, Jl Kramat Raya 65A, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Mei 2017.
Salah satu dukungan memerangi kelompok intoleran itu datang dari Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor.
Dukungan itu dilakukan atas saran KH Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU.
“Apabila ada kelompok radikal atau intoleran yang macam-macam, pihaknya mengaku siap berhadapan langsung, ansor siap berhadapan dengan kelompok intoleran, kelompok ideologi impor negara lain yang masuk ke Indonesia,” ujar Yaqut.
Selain itu PP GP Ansor tak ingin Indonesia hancur karena kelompok radikal. Dia mencontohkan, Suriah saat ini banyak terjadi teror karena ada kelompok intoleran ingin mendirikan khilafah
Hadir juga dalam kegiatan tersebut adalah Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, istri Alm Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid dan Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah.
Menurut Gus Yaqut, kehadiran Basarah menunjukkan bahwa kaum nasionalis bersahabat dengan warga Nahdliyin. “Sebenarnya saya mengundang seluruh partai politik. Di sini ada Pak Ahmad Basarah, ini disuruh Bu Mega untuk mewakili, membuktikan kelompok nasionalis bersahabat dengan warga Nahdliyin,” kata dia.
Dalam tasyakuran, GP Ansor meluncurkan Ansor Mart. Selain itu, GP Ansor juga meluncurkan Lembaga Wakaf Ansor dan menyerahkan penghargaan untuk (Alm) Riyanto. Penghargaan Riyanto untuk kedua orangtuanya berangkat umrah tahun ini. (Amin)
MALANG – Sebanyak 35 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Jember (UIJ) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Lembaga Pemasyarakatan
BANDUNG – Sengketa hukum antara seorang taruni dan Politeknik Transportasi Darat Indonesia–Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) kini bergulir di Pengadilan
CIREBON – Empat alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melakukan riset kolaboratif yang memotret realitas sekaligus menawarkan formula baru bagi
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026). Pertemuan