SUMENEP – Warga Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengeluhkan mahalnya harga gas elpiji 3 kilogram. Di tengah tekanan ekonomi, gas bersubsidi itu dijual jauh di atas harga resmi pemerintah.
Di salah satu pangkalan di Pasar Ganding, elpiji dijual seharga Rp30.000 per tabung — dua kali lipat dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang hanya Rp12.750.
Keluhan datang dari warga Desa Rombiya Barat, inisial IY. Ia mengaku terpaksa membeli gas seharga Rp30.000 karena tabung di rumahnya kosong dan tidak ada pilihan lain. Pangkalan tempat ia membeli gas tersebut diduga milik seorang warga bernisial H.
“Gimana ini mas, tabung kok mahal, saya terpaksa beli harga Rp30 ribu di Pangkalan H Ganding. Padahal biasanya cuma Rp17 sampai Rp18 ribu,” ujar IY kepada Serikat-News, Senin (10/6/2025).
IY berharap pemerintah daerah tidak tinggal diam. Sebab, kondisi ini sangat memberatkan masyarakat kecil yang setiap hari mengandalkan gas melon bersubsidi untuk memasak.
Berdasarkan skema resmi dari pemerintah, harga asli gas elpiji 3 kilogram adalah Rp42.750. Namun, berkat subsidi sebesar Rp30.000, masyarakat seharusnya hanya membayar Rp12.750 di pangkalan resmi.
Padahal, pemerintah telah menetapkan skema harga elpiji 3 kg yang cukup jelas. Berikut rinciannya:
Komponen Harga Nominal (Rp)
Harga Asli 42.750
Harga di Pangkalan 12.750
Besaran Subsidi 30.000
Namun faktanya di lapangan, warga harus merogoh kocek hingga lebih dari dua kali lipat dari harga seharusnya. Ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan distribusi elpiji 3 kg di wilayah tersebut.
Warga menduga ada permainan harga di tingkat pengecer atau bahkan di dalam rantai distribusi resmi. Kurangnya pengawasan dinilai menjadi penyebab utama tingginya harga gas bersubsidi di daerah seperti Ganding.
“Kami ini rakyat kecil. Kalau begini terus, siapa yang membela kami. Pemerintah harus turun langsung, jangan tutup mata,” tegas IY.
Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk segera melakukan investigasi. Jika ditemukan pelanggaran, warga berharap ada sanksi tegas bagi pangkalan-pangkalan yang menjual di atas HET.
Hingga berita ini diterbitkan, Serikat-News masih berupaya konfirmasi kepada Pangkalan Gas Elpiji di Pasar Ganding Sumenep berinisial H guna keterangan lebih lanjut.
Jurnalis Serikat News Sumenep, Jawa Timur
Menyukai ini:
Suka Memuat...