JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi digital seperti Internet of Things (IoT) dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk memberikan dampak langsung terhadap produktivitas sektor pertanian dan perikanan guna mendukung ketahanan pangan nasional.
“IoT dan kecerdasan artifisial adalah teknologi baru yang harus kita manfaatkan agar memberikan dampak langsung terhadap produktivitas masyarakat, termasuk mendukung ketahanan pangan,” ujar Meutya dalam keterangannya di Jakarta Pusat, seperti dikutip Kamis (8/10/2026).
Penerapan teknologi tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh para petani di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Petani setempat memanfaatkan perangkat sensor tanah digital Jinawi untuk mengukur tingkat kesuburan tanah.
Sumarno, salah satu petani di Desa Pengkok, mengungkapkan bahwa perangkat tersebut berhasil memangkas penggunaan pupuk. Dari yang awalnya 1.600 kilogram menjadi 750 kilogram per hektare, atau hemat sekitar 53 persen.
Di sektor perikanan, Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Cipancur Cimahi Farm Feed di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengaplikasikan aerator berbasis IoT untuk menjaga kadar oksigen kolam. Abdullah Agus Salim, pembudidaya ikan nila, menyampaikan bahwa penggunaan teknologi yang didampingi pembelajaran berkala berhasil menggenjot produksi 20 anggota kelompoknya hingga mencapai 40 ton per siklus panen.
“Saat ini kami rutin memasok 400 kilogram ikan nila per minggu untuk mendukung operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sukabumi,” ungkapnya.
Menkomdigi Meutya Hafid mendorong perluasan penerapannya ke berbagai sentra produksi pangan desa di seluruh daerah. Pemanfaatan IoT terbukti mampu menyelesaikan persoalan konkret, mulai dari efisiensi pemupukan hingga optimalisasi kualitas air budi daya.
“Teknologi digital jangan hanya dinikmati di perkotaan, tetapi harus masuk ke desa-desa untuk mendukung program swasembada pangan Presiden,” tegas Meutya Hafid.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.