SERIKATNEWS.COM – Pusdalops BNPB terus memutakhirkan data terkait gempa magnitudo (M)6,1 yang berdampak pada beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Barat. Total korban meninggal mencapai 7 orang.
Jumlah korban meninggal teridentifikasi pada Jumat, 26 Februari 2022, yaitu tiga orang di Kabupaten Pasaman Barat. Empat di Kabupaten Pasaman.
Korban luka-luka mencapai 85 orang. Rinciannya, luka berat 10 orang dan luka ringan 50 orang di Pasaman Barat, serta 25 orang di Pasaman.
BPBD Kabupaten Pasaman belum merinci kategori korban luka-luka yang dilaporkan ke Pusdalops BNPB. Gempa juga berdampak pada pengungsian warga.
Hingga kini sebanyak 5.000 warga mengungsi di 35 titik. BPBD melaporkan sebaran titik pengungsian di Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman dan Kinali.
Dilaporkan siberindo.co, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, para personel organisasi maupun relawan dan warga masih fokus pada pencarian, penyelamatan dan evakuasi serta pelayanan kepada warga terdampak.
Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto memerintahkan tim reaksi cepat (TRC) BNPB untuk melakukan kaji cepat situasi dan kebutuhan, serta memberikan pendampingan penanganan darurat di Sumatra Barat.
Suharyanto dan jajarannya juga akan bertolak pada esok hari untuk meninjau lokasi terdampak. Serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...