SERIKATNEWS.COM – Atletico Madrid juara Piala Super Eropa 2018 usai mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-2.
Pada duel yang dihelat di A. Le Coq Arena, Kamis (16/8/2018) dinihari WIB, Costa menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol. Dua gol Atletico lain berhasil dilesatkan oleh Koke dan Saul Niguez.
Sedangkan gol Real Madrid, diciptakan oleh Karim Benzema dan Sergio Ramos melalui tendangan penalti.
Kemenangan ini membuat Atletico meraih trofi Piala Super Eropa ketiganya setelah 2010 dan 2012. Sementara untuk Madrid, hasil ini menjadi debut tidak menyenangkan Julen Lopetegui di laga resmi.
Detail Pertandingan
Pertandingan belum sampai satu menit (46 detik), Atletico sudah memimpin 1-0 berkat gol Diego Costa. Diawali umpan panjang dari Diego Godin, bola mengarah kepada Costa yang berada di pertahanan Madrid.
Costa mampu melambungkan bola melewati Sergio Ramos yang menjaganya dan berlari ke kotak penalti. Meski diadang Ramos dan Raphael Varane, Costa masih mampu menempatkan bola di pojok atas gawang Keylor Navas.
Setelah gol itu, Atletico langsung bertahan dan menerapkan strategi serangan balik. Strategi tersebut terbukti ampuh membuat Madrid kesulitan mengembangkan permainan.
Bahkan Madrid relatif tidak bisa membahayakan gawang Jan Oblak hingga peluang pertama baru didapat di menit ke-17. Umpan tarik Marcelo menemui Marco Asensio di tiang dekat yang menyentuh bola dengan tumitnya, tapi bola berhasil ditepis Jan Oblak.
Madrid terus meningkatkan intensitas serangannya hingga mendapat gol penyama kedudukan di menit ke-27. Akselerasi Gareth Bale dari sisi kanan tidak mampu dibendung dan dia mengakhirinya dengan crossing ke tiang jauh. Di sana ada Karim Benzema yang menanduk bola ke gawang, skor pun menjadi 1-1.
Dua menit kemudian Madrid nyaris mendapat gol keduanya ketika Asensio menggiring bola melewati Thomas Lemar di depan kotak penalti. Akan tetapi, tembakan kaki kanannya cuma tipis melenceng di sisi gawang.
Tempo pertandingan mulai meningkat di sisa 15 menit babak pertama. Jual-beli serangan terjadi meski belum ada yang benar-benar membahayakan. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Selepas jeda, tempo permainan sedikit menurun, meskipun Atletico berinisiatif membangun serangan lebih dulu. Madrid pun dibuat frustrasi oleh Los Rojiblancos.
Pelatih Madrid, Julen Lopetegui, memutuskan menarik Asensio dan memasukkan Luka Modric supaya timnya mampu mengatur tempo permainan. Sementara, Antoine Griezmann yang terlihat mati kutu sedari babak pertama digantikan Angel Correa.
Madrid mendapat penalti pada menit ke-62 ketika Juanfran menyentuh bola dengan tangan saat berduel dengan Benzema di kotak penalti. Ramos sebagai eksekutor dengan dingin mengecoh Oblak untuk membawa timnya memimpin 2-1.
Madrid pun menurunkan intensitas serangan setelah unggul tersebut, sedangkan Atletico mencoba memanfaatkan untuk mencari gol penyama kedudukan. Usaha itu menemui hasil pada menit ke-78 ketika Costa mencetak gol keduanya di laga ini (skor menjadi 2-2).
Diawali tusukan Angel Correa yang masuk ke kotak penalti Madrid, dia mengumpan ke Costa yang berdiri bebas untuk menyontek bola ke dalam gawang Navas.
Atletico terus coba mencuri gol lagi, tapi usahanya sia-sia karena Madrid mampu bertahan dengan baik. selama 90 menit tidak ada pemenang, sehingga laga lanjut ke extra time, 2×15 menit.
Di babak pertama extra time, Madrid tidak kunjung menaikkan tempo permainan dan malah membuat Atletico leluasa menguasainya. Para pemain belakang Madrid malah membuat kesalahan dan berujung gol yang membawa Atletico berbalik unggul 3-2.
Pada menit ke-98, Ramos dan Varane memainkan bola di kotak penalti meski ada dua pemain Atletico di sana. Thomas Partey lantas mampu merebut bola dari kaki Varane yang dituntaskan crossing dan disambut sepakan first time kaki kiri Saul Niguez untuk merobek jala Navas.
Enam menit kemudian Atletico menjauhkan keunggulan menjadi 4-2 lewat serangan balik di sisi kanan. Costa mampu mengalahkan Carvajal dalam duel satu lawan satu dan saat memasuki kotak penalti, dia malah mengoper bola ke Vitolo yang berada di luar.
Vitolo memindahkan bola ke sisi kanannya dan diteruskan sepakan keras Koke yang menghujam jala Madrid.
Masuk di babak kedua extra time pun, Madrid masih tidak mampu membuat serangan mematikan ke gawang Atletico. Para pemainnya terlihat kelelahan dan Atletico pun dengan mudah menguasai bola serta melakukan serangan balik.
Hasil ini membuat Los Rojiblancos berhasil meraih gelar UEFA Super Cup, sekaligus menghentikan dominasi Real Madrid di kompetisi Eropa.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...