SERIKATNEWS.COM- Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi mengatakan, hari ini tidak bisa membangun desa berdasarkan feeling atau perasaan semata. Menurutnya, membangun desa harus menggunakan data, sehingga semua aspek dapat terukur secara detail.
“Karena membangun desa ini harus terukur, enggak bisa rasa-rasanya perasaan kita enggak bisa. Ini harus terukur,” ungkap Budi Arie di Pendopo Bupati Banyuwangi Pada Kamis 31 Maret 2022.
Oleh karena itu, ia meminta 189 desa di Banyuwangi untuk segera menuju ke era digitalisasi atau ekosistem digital. Menurutnya, salah satu hal yang harus dimiliki setiap desa untuk menuju desa digital adalah website desa.
Ia optimis dengan adanya website desa akan mampu membantu banyak hal, termasuk dari perencanaan pembangunan dan pendataan. “Misalnya data demografi penduduk, jumlah laki-laki dan perempuan, potensi desa dan lain-lain itu nanti buat perencanaan sangat membantu sekali. Jadi merumuskan kebijakan-kebijakan di Banyuwangi jelas karena angkanya jelas,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan data akan dapat menjelaskan secara detail desa yang masih memiliki status sangat tertinggal sampai desa berstatus mandiri. Sehingga desa yang memiliki status sangat tertinggal tersebut menjadi didampingi untuk kemudian menjadi desa tertinggal, kemudian desa tertinggal menjadi desa berkembang dan seterusnya sampai seluruh desa menjadi mandiri.
“Jadi kalau semua desanya maju, mandiri, pasti otomatis Kabupaten Banyuwangi juga maju, karena desanya maju,” ungkapnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...