SERIKATNEWS.COM – Demi melindungi masyarakat dari terjangan pandemi Covid-19 yang ganas dan mematikan itu, Pemerintah Desa Pordapor, Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur, menyelenggarakan kegiatan vaksinasi di Balai Desa, Rabu (29/9/2021). Kegiatan ini merupakan vaksinasi yang kedua kalinya.
Dalam kegiatan vaksinasi kali ini, antusiasme masyarakat meningkat daripada vaksinasi sebelumnya. Ada 80 masyarakat yang hadir divaksin.
Meski tak sampai mencapai angka ratusan, Kepala Desa Pordapor, Misbahol Munir tetap berucap syukur karena masyarakat yang sadar akan pentingnya vaksinasi menjadi bertambah dan meningkat.
Sebab menurut beliau, masyarakat di desanya sudah terlanjur termakan hoaks terkait dampak negatif vaksin. Misalnya, kalau divaksin bisa sakit, dan bahkan lebih ironi, bisa mati.
“Dengan angka menyentuh 80 orang sudah mujur, berarti kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi mulai meningkat. Selama ini mereka tercekoki hoaks,” tutur Kades Bahol.
Lebih lanjut menurut beliau, mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi tidaklah mudah dan harus tahap demi tahap.
Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan upaya dan edukasi kepada masyarakatnya agar kesadaran bervaksin semakin tumbuh. Karena vaksinasi merupakan ikhtiar menjaga masyarakatnya dari bahaya Covid-19 yang setiap saat mengintai.
“Kami tidak akan putus asa. Ke depan akan terus melakukan edukasi untuk membuka wawasan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi. Kami bertekadperangi hoaks,” tegas Kades.
Dan pihaknya sanantiasa mengajak kepada tokoh masyarakat dan agama untuk ikut membantu mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi. Sebab mereka adalah figur yang paling didengar dauhnya.
Sedangkan tokoh pemuda, Adiyanto yang saat ini juga menjabat sebagai aparatur desa Bagian Kaur Umum dan Tata Usaha, mengajak seluruh pemuda Desa Pordapor untuk menjadi pelopor vaksinasi di desanya serta ikut mengampanyekan pentingnya vaksinasi kepada seluruh elemen masyarakat.
Sebagai orang yang berpendikan dan melek teknologi, pemuda menurut Adiyanto, harus senantiasa mengedukasi masyarakatnya dan memerangi hoaks yang berseliweran di media sosial.
“Sudah saatnya pemuda menjadi pelopor vaksinasi dan ikut membantu pemerintah mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi. Dan pemuda harus berperan dalam memerangi hoaks di medi sosial. Kita punya tugas yang sama, yaitu mengabdi kepada kemanusiaan,” pungkas mantan aktivis PMII itu.
Menyukai ini:
Suka Memuat...