JAKARTA BARAT – SDN Cengkareng Barat 13, Jakarta Barat, memanfaatkan lahan sekolah untuk mengembangkan urban farming. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa agar peduli terhadap lingkungan sekaligus memahami proses menghasilkan pangan di tengah keterbatasan lahan.
Warga sekolah membudidayakan berbagai tanaman pangan dan sayuran, seperti labu madu, melon, sawi, kale, dan cabai. Selain itu, lahan sekolah dilengkapi dengan kolam untuk budidaya ikan lele dan nila.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan sekolah ini membuktikan ruang terbatas di kawasan perkotaan tetap dapat diolah menjadi area yang hijau, produktif, dan edukatif.
“Pemanfaatan lahan sekolah melalui urban farming menunjukkan bahwa ruang yang tersedia di kawasan perkotaan dapat dioptimalkan menjadi lingkungan yang hijau, produktif, dan edukatif,” ujar Nahdiana dalam katerangan pers yang diterima di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Nahdiana menambahkan, kegiatan urban farming memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik untuk memahami proses produksi pangan, mulai dari menanam hingga merawat tanaman. Program ini juga diintegrasikan dengan pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan serta pemilahan sampah sejak dini.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta menilai inisiatif SDN Cengkareng Barat 13 dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam memanfaatkan ruang yang ada sesuai ketersediaan lahan masing-masing.
“Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi peserta didik untuk mengenal pangan dan pertanian perkotaan, sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan serta pengelolaan sampah sejak dini,” katanya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.