Hari ini, tanggal 21 April, hari yang dimaknai sebagai Hari Kartini. Dahulu sewaktu saya masih kecil, saya tidak mengerti arti Hari Kartini. Saya hanya ingat, menjelang hari Kartini tanggal 21 April, ibu saya sudah sibuk mencarikan saya kebaya untuk dipakai di perayaan sekolah lengkap dengan sanggul dan dandanan wanita khas Jawa.
Menjelang saya dewasa hingga hari ini, hari Kartini buat saya lebih dari sekedar itu. Mengingat beliau yang menginspirasi banyak wanita masa kini untuk menjadi wanita yang seutuhnya, luar biasa meraih cita-cita namun tetap sesuai pada kodratnya sebagai wanita, sebagai istri yang patuh pada suami namun tetap dapat berprestasi di berkarier di luar rumah.
Kartini adalah seorang pejuang wanita, yang memperjuangkan kesetaraan dalam berpikir, dengan meningkatkan pendidikan untuk mencerdaskan kaumnya pada zaman itu. Seiring dengan berkembangnya zaman, wanita pun dapat berkarya dan memiliki karier yang setara dengan pria.
Saat ini banyak sekali Kartini-Kartini masa kini yang amat sangat mandiri, yaitu wanita-wanita mandiri yang dapat berdiri sendiri, menopang hidupnya sendiri, dengan meniti kariernya sekaligus mengurus anaknya tanpa seorang suami yang mendampingi. Kartini menginspirasi saya dan menjadi kekuatan saya untuk menjadi seorang wanita yang kuat sampai dengan hari ini.
Buat saya, menjadi seorang wanita yang mandiri dan mampu berdiri sendiri, memiliki kebahagiaan tersendiri yang tidak ada duanya. Merasakan adanya kekuatan besar untuk bertahan hidup, memiliki energi dan cita-cita yang besar serta perjuangan hidup dan mampu melakukannya sendiri. Dan itu merupakan kebahagiaan juga kepuasan sendiri buat saya sebagai seorang wanita. Namun, mampu berdiri dan berjuang sendiri bukan berarti seorang wanita tidak membutuhkan seorang pria untuk melewati hari yang lebih sempurna dan lebih bahagia dalam menjalani hidupny, dan begitu juga sebaliknya. Tetap sesuai dengan kodratnya, wanita membutuhkan kehadiran pria untuk mengurusnya dan memimpinnya dalam bahtera kehidupan.
Untuk itu, hari Kartini tidak dimaknai lagi dengan sekedar memakai kebaya lengkap atau parade kebaya beserta sanggul dan dandanan khas jawa seperti dahulu pada saat saya kecil. Tetapi dengan melihat diri saya yang dapat berdiri tegak sampai dengan hari ini, tetap berkarya dan juga dengan mengapresiasi banyak wanita-wanita di luar sana yang begitu hebat dengan prestasinya, karyanya, sikapnya dan caranya yang maju dalam berpikir.
Wahai wanita-wanita hebat, Selamat Hari Kartini!!
Jadilah sebaik-baiknya wanita, namun tetap sesuai dengan kodratnya, seperti Kartini yang menginspirasi kita semua.
Owner of KALASEA Uniform, Fashion & Garment Industry as Marketing Director
Menyukai ini:
Suka Memuat...