SERIKATNEWS.COM- Kali Sentiong menjadi sorotan publik nasional dan internasional karena proses penanganannya yang tidak umum. Setelah menguarkan bau tak sedap, terutama di sekitar Wisma Atlet kontingen Asian Games 2018, Kali Sentiong hanya ditutupi kain berjaring (waring) sepanjang 689 meter, dengan lebar 20 meter.
Hanya selang beberapa hari, kain waring tersebut mulai mengalami robekan di beberapa tempat. Ada sekitar 10 robekan dengan berbagai ukuran, mulai dari sebesar kelingking sampai sejengkal orang dewasa. Bukan itu saja, tak sedikit warga yang datang untuk nongkrong-nongkrong di Kali Sentiong sengaja iseng membuang bekas makanan, minuman dan puntung rokok ke atas jaring yang dipasang di atas kali tersebut.
Dari pernyataan Kementerian PUPR melalui instagramnya @kemenpupr, disebutkan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR bersama dinas PU Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan upaya pengurangan bau dengan penggelontoran debit air melalui pintu air Gang Kelor. Selain itu, 5 mobil pompa berkapasitas 160L/detik dan 6 mobil berkapasitas 250L/detik digunakan untuk mengalihkan aliran air kotor ke kali Sunter agar limbah tidak terkonsentrasi ke Kali Sentiong.
Staf khusus Kementerian PUPR bidang Sumber Daya Air, Firdaus Ali, menambahkan keterangan seusai diskusi pada Kamis, 26 Juli di wilayah Tebet. “Kali Item di bawah Pemprov DKI. Tapi kemudian kami ambil alih karena tidak ada kemajuan. Pengambilalihan itu tentu saja ada dasar hukumnya karena Jakarta ini kan Ibukota sehingga memiliki kekhususan dalam penanganannya,” terangnya.
Menyukai ini:
Suka Memuat...