Nasib Mia Khalifa: Gaji Kecil dan Diancam ISIS

83
Mia-Khalifa-Jilbab
Ilustrasi: Beritabaru

SERIKATNEWS.COM – Karier aktris porno, Mia Khalifa, mungkin hanya bertahan selama tiga bulan. Tetapi siapa sangka, setelah empat tahun berhenti dari industri film dewasa itu, namanya tetap muncul sebagai aktris porno paling populer di dunia.

Karier pendek yang dilalui Mia Khalifa telah meninggalkan jejak ketenaran di jagat internet. Namun, baru-baru ini tersingkap kabar, hanya sedikit keuntungan yang diraup dari kepopulerannya tersebut.

Aktris dewasa berusia 26 tahun itu bahkan mengungkap sendiri berapa banyak penghasilan yang ia dapatkan selama menjadi bintang porno.

“Orang-orang berpikir aku mengantongi jutaan dari porno. Sama sekali tidak benar. Saya menghasilkan TOTAL sekitar $12.000 (sekitar Rp156 juta) dalam industri ini dan tidak pernah melihat satu sen pun lagi setelah itu,” ciut Mia dalam laman Twitter pribadinya, pada hari Senin (12/8/2019).

Ia mengungkapkan, setiap adegan dalam filmnya hanya dibayar sekitar $1.000 saja. Walau kemudian banyak orang bertanya-tanya mengapa dia tidak memanfaatkan ketenarannya untuk mendapat keuntungan lebih.

Pernyataan Mia tersebut dimaksudkan untuk menjawab kesalahpahaman tentang industri (film porno), termasuk penghasilan yang didapat oleh aktris.

“Saya terlibat dalam pornografi dalam waktu yang singkat, tetapi tindakan saya menyebar seperti api, dan saya terus diperingkat atas hingga hampir lima tahun meninggalkan industri. Saya sendiri benar-benar bingung. Inilah mengapa orang-orang berpikir saya masih terus tampil,” tambah Mia.

Dilahirkan di Beirut, Lebanon, Khalifa pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2000. Dia tampil di film dewasa selama tiga bulan pada akhir 2014 – awal 2015. Dengan cepat dia muncul sebagai salah satu bintang terbesar dalam industri film porno.

Sebagian besar kepopulerannya diraih dari adegan seks mengenakan jilbab. Sesuatu yang membuatnya terkenal di AS dan dunia Arab, bahkan kontroversi ini memicu ancaman pembunuhan dari teroris Islam.

Baca Juga:  Menteri Susi tertidur kelelahan di VIP Lounge Bandara JFK, New York

“Saat itu, ISIS mengancam akan membunuh saya. Berita menyebar di hampir semua media secara global. Tidak hanya di Amerika, (ancaman) itu bahkan jadi tren di Twitter, semua ada di berita,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Megan Abbott.

Khalifa juga mengatakan bahwa seorang teroris pernah mengiriminya gambar yang memperlihatkan dirinya sedang dipenggal.

“Saya dilarang mengunjungi beberapa negara seperti Mesir, Afghanistan dan negara Muslim lain. Mereka sangat tersinggung, padahal saya adalah seorang Katolik,” imbuhnya.

Khalifa mengingat kejadian setelah rilis adegan mengenakan jilbab, jejak media sosialnya mulai tumbuh dengan cepat dari pengikutnya yang berjumlah 400 di Instagram mendapat like sebanyak 200.000 dan dalam waktu 6 bulan kemudian bertambah menjadi 2 juta pengikut.

Stigma negatif tentang dirinya memaksa Khalifa keluar dari industri pada tahun 2015. Dan setelah itu, dia mengatakan tidak mudah mendapat pekerjaan.

Sebagai tambahan informasi, pada awal tahun ini, Khalifa bertunangan dengan Robert Sandberg. Sekarang ia bekerja sebagai presenter olahraga, walau warisan popularitas sebagai bintang porno masih melekat. Bahkan tahun lalu, dia masih menjadi orang kedua yang paling dicari di PornHub. (Nafisa/Beritabaru)