Connect with us

News

Orang Muslim di Malang Bernama Selamat Hari Natal

Published

on

Seorang pria warga di Desa Wonomulyo Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang yang memiliki nama Selamet Hari Natal
Seorang pria warga di Desa Wonomulyo Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang memiliki nama Selamet Hari Natal

Seperti kita tahu, akhir-akhir ini muncul perdebatan antara boleh atau tidaknya seorang muslim mengucapkan selamat hari natal kepada umat Kristen. Padahal, di Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang selamat hari natal justru menjadi nama orang, hanya saja kata ‘Selamat’ menjadi kata ‘Selamet’ pada nama orang tersebut. Uniknya, Pemilik nama itu adalah seorang Muslim.

Wartawan serikatnews.com Jum’at (20/19/2019) coba mengunjungi kediaman pemilik nama itu di Jalan Sangadi, RT 24, RW 8, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kala itu pukul 13.00, tepat selepas menunaikan ibadah sholat Jum’at. Selamet tampak duduk santai di rumahnya dengan mengenakan kopyah hitam dan batik berwarna coklat. ”Baru pulang dari masjid, Mas,” katanya membuka obrolan.

Dengan ramah, pria berusia 57 tahun itu menceritakan asal muasal nama unik yang diberikan kepadanya. Menurutnya, waktu itu ia lahir tepat pada hari perayaan Natal, yakni pada 25 Desember 1962 di rumah Welasasih atau Bu Kis Kiyo, seorang bidan di Desa Kebonsari, Tumpang. ”Kebetulan, bidan desa itu beragama Kristen Jawi Wetan,” ungkapnya.

Setelah lahir, bidan desa itu lantas menyarankan agar anak kedua dari pasangan Ngatinah dan Syamsuri itu diberi nama Selamat Hari Natal karena bertepatan dengan perayaan Natal. Orang tua Slamet setuju dan menyematkan saran dari bidan kepada dirinya. Karena masih lekat dengan logat Jawa, selamat lantas berubah menjadi slamet.

“Saya diceritai oleh ibu saya, kenapa saya diberi nama Slamet Hari Natal karena saya lahir pada saat Natal. Kebetulan yang menangani kelahiran saya orang Nasrani, Kristen Jawi Wetan. Waktu itu bidannya menyarankan daripada sulit cari nama, kasih saja nama Slamet Hari Natal supaya gampang diingat. Begitu ceritanya,” jelasnya.

Baca Juga:  Presiden Tegaskan Omnibus Law sebagai Strategi Reformasi Regulasi

Slamet tidak pernah menyesal memiliki nama yang tidak biasa. Baginya, nama hanya tanda yang melekat pada dirinya. Sedangkan baik atau tidaknya orang bergantung pada perilaku dan tutur katanya.

“Bagi saya nama hanya tanda. Baik tidaknya orang bukan dari nama, tapi dari perilaku dan tutur kata,” katanya.

Karena nama yang erat kaitannya dengan peringatan kelahiran Yesus, lantas ia sering dipanggil oleh orang-orang dengan panggilan Slamet Yesus. Namun, ia tak terlalu memusingkan itu.

“Saya dijuluki Slamet Yesus sewaktu SMP. Saya kan juga sering jadi muadzin di musholla deket rumah sama jamaah sering guyon bilang Yesus datang. Sama teman-teman seprofesi saya juga diguyon bahwa Yesus sudah turun ke dunia,” tuturnya.

Slamet sendiri sehari-hari berprofesi sebagai seorang jasa angkutan barang. Tugasnya adalah mengantar barang, baik itu komoditas tebu sampai cabai. ”Semua jenis truk sudah saya setiri, truk gandeng juga pernah. Saya paling jauh nganter barang itu sampai Larantuka, Flores, Nusa Tenggara Timur,” terangnya.

Suatu waktu pada tahun 2017 lalu, saat mengantar barang ke suatu daerah ia pernah diberhentikan oleh polisi dalam sebuah operasi malam. Kelengkapan administrasinya pun waktu itu dicek. Sampai pada polisi itu melihat Surat Izin Mengemudi (SIM) Slamet. Polisi itu terheran-heran melihat namanya. ”Ini beneran nama kamu? Dia nanya. Saya jawab ia. Lalu saya diajak berfoto,” terangnya. Tidak lama kemudian, di tahun yang sama pihaknya diundang di acara Hitam Putih.

Slamet sendiri mengenyam pendidikan di SDN Wonomolyo dan SMPN Tumpang, ia tak lanjut SMA sebab tak ada biaya. Sejak saat itulah dia menggeluti profesi sebagai supir angkutan barang.

Saat ini, Slamet memiliki tiga orang anak. Yakni Arif Wendi Yunianto Frediansyah, Nova Dewi Nur Ayomi Ayu dan Guruh Tedy Prasetyo Susanto. Guruh yang merupakan anak terakhirya merupakan prajurit TNI Angkatan Darat yang berdinas di Kalimantan.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya: Operasi Kemanusiaan Dulu Baru Disusul Penindakan Hukum

”Dari pekerjaan supir ini hasilnya ya bisa beli rumah sama bisa menyekolahkan anak. Bahkan yang terakhir saat ini jadi prajurit TNI angkatan darat,”ucap Slamet.

Selain menjadi supir angkutan barang, Slamet juga menjadi seorang pemungut sampah, terhitung ada 10 RT yang ia kumpulkan sampahnya. Namun baginya jasa pungut sampah merupakan tugas sosial.

”Jadi mereka itu iuran, namun saya dapat tidak seberapa. Saya kasih liat yang saya dapat. Bagi saya ini merupakan tugas sosial. Bukan untuk mencari keuntungan. Biar saya cari untung dari pekerjaan sebagai supir saja,” ucapnya.

Slamet tak pernah menyangka akibat namanya tersebut ia bisa menjadi viral. Ia bersyukur, bukan karena ia terkenal. Namun, karena banyak orang yang mendatangi rumahnya, ia jadi mendapat banyak tambahan saudara dari berbagai kalangan.

”Saya mengibaratkan, diri saya itu sebagai kembang. Dari tidak ada menjadi ada. Saat mekar didatangi orang banyak seperti ini. Tapi nanti saat layu, balik lagi menjadi bukan siapa-siapa,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Terkini

News21 jam ago

Program Kartu Prakerja Sudah Jalani Audit Inspektorat Kementerian, BPK, BPKP, hingga Taati Saran KPK

SERIKATNEWS.COM – Pelaksanaan Program Kartu Prakerja telah menjalani audit, reviu dan evaluasi oleh Inspektorat Jenderal Kemenko Perekonomian, Inspektorat Jenderal Kementerian...

Ekonomi21 jam ago

Program Kartu Prakerja Atasi Tiga Masalah Utama Ketenagakerjaan Indonesia

SERIKATNEWS.COM – Kondisi ketenagakerjaan Indonesia sebelum masa pandemi Covid-19 ditandai dengan tiga hal yang sangat menonjol. Yakni, rendahnya produktivitas kerja,...

News21 jam ago

Kesiapan UGM Sambut Peserta CBT UM

SERIKATNEWS.COM – Sebanyak 36.470 peserta mengikuti Computer Based Test Ujian Masuk Univeritas Gadjah Mada (CBT-UM UGM) 2021 hari pertama yang...

News2 hari ago

Brigjen Pol Sukawinaya Jabat Sestama BNN, JARRAK: Sosok Penuh Prestasi

SERIKATNEWS- Sebanyak 12 pejabat Badan NarkotikaNasional (BNN) RI yang terdiri dari pimpinan tinggipratama, administrator, dan penyidik madya dilantiksekaligus melakukan sumpah...

News2 hari ago

PLN Apresiasi Ditjen Minerba dan 48 Pemasok Batu Bara Jaga Keandalan Listrik 

SERIKATNEWS.COM- PLN mengapresiasi dukungan pemerintah dan 48 mitra pemasok batu bara dalam penyediaan bahan bakar pembangkit demi menjaga keandalan pasokan...

News2 hari ago

Sanggar Belajar: Tingkatkan Semangat Literasi Desa melalui Edukasi Alternatif

SERIKATNEWS.COM- Pemuda Jatiurip menyelenggarakan edukasi Alternatif dunia literasi. Program Dunia literasi yang dijalankan ini sesuai dengan program Karang Taruna Desa...

Olahraga2 hari ago

Dukung Ajang PON XX di Papua, PLN Siapkan Perkuatan Keandalan Listrik 

SERIKATNEWS.COM- PLN siap menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan digelar Oktober mendatang. Progres pekerjaan kelistrikan untuk...

Populer

%d blogger menyukai ini: