SERIKATNEWS.COM – Radikalisme semakin berkembang di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi paham ini lebih banyak menyasar para pelajar di Indonesia. Dengan berbagai masalah yang dihadapi oleh bangsa, dari persoalan ekonomi sampai agama yang setiap saat memenuhi lini masa pemberitaan di media sosial perlu dijawab oleh organisasi sekaliber NU.
Peran media sosial cukup signifikan bagi perkembangan paham-paham yang mencoba merongrong keutuhan NKRI, melalui ceramah yang di-upload di Youtube sampai menyebarkan paham radikal melalui tulisan-tulisan di website. Hal tersebut cukup membuat masyarakat was-was terhadap kondisi anak, terutama bagi para pelajar dan tidak menutup kemungkinan paham ini akan menyasar ke pelajar-pelajar NU.
Oleh karena itu, PAC IPNU Cengkalsewu Sukolilo Pati mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) sebagai kegiatan kaderisasi dalam rangka membentengi paham radikalisme. Kegiatan tersebut bermaksud untuk mengkonsolidir para pelajar NU yang berada di Sukolilo untuk memperkuat basis organisasi pelajar NU, yaitu IPNU dan IPPNU.
Kegiatan LDK yang dilaksanakan dari tanggal 27-29 Desember ini, bertempat di gedung MWC NU Cengkalsewu ini mengusung tema “Rekontruksi Pelajar Untuk Mewujudkan Integritas Kader Militan Dalam Menghadapi Realitas Sosial “. Acara dibuka dengan Stadium General yang mendiskusikan radikalisme di kalangan pelajar, melibatkan pihak Keamanan Nasional (TNI) yaitu Dandim Pati, akademisi dan pengamat sebagai pemateri.
“Kegiatan ini adalah inisiasi dari tokoh-tokoh muda NU yang resah akan maraknya paham radikalisme di kalangan pelajar, seperti Pak Roihan, Mas Savik dan Bu Inarotul dan juga mas Wandi serta rekan-rekan panitia yang telah membantu acara ini. Dengan adanya kegiatan ini, upaya mensolidkan kembali gerakan pelajar NU dan memperkuat amaliyah NU di kalangan pelajar,” ujar ketua panitia, Siti Ulya, kepada Serikatnews.com, Selasa (31/12/2019).
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kegiatan ini akan diisi dengan berbagai kegiatan selain memberikan materi seperti Aswaja an Nahdliyah juga diisi dengan kegiatan Yasinan dan tahlilan, selawatan dan istigosah untuk bangsa.
“Ini untuk memperkuat Ideologi organisasi serta amaliyah NU di kalangan pelajar yang kian hari sibuk dengan gadgetnya masing-masing, sibuk nge-game dan terkesan individual, makanya acara ini dilaksanakan untuk memperkuat NU sebagai organisasi,” tandasnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...